Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Januari 2024 | 16.54 WIB

Tak Tahu Asistennya Sudah Gunakan Narkoba 3 Bulan, Saipul Jamil: Saya Kecolongan

Saipul Jamil bersama Gus Rofi pada acara pocast Deddy Corbuzier. - Image

Saipul Jamil bersama Gus Rofi pada acara pocast Deddy Corbuzier.

JawaPos.com - Belum lama ini, kabar penangkapan Saipul Jamil oleh pihak kepolisian telah menghebohkan publik. 

Diduga terlibat dugaan kasus narkoba, Saipul Jamil akhirnya dibebaskan setelah hasil tes terbukti negatif. 

Mengingat kronologi penangkapannya yang menghebohkan publik, kini Saipul jamil menghadiri podcast Deddy Corbuzier dan mengungkap kronologi yang sebenarnya. 

Ditayangkan pada hari ini (10/1), mantan suami Dewi Pressik tersebut mengklarifikasi apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana kronologi penangkapannya oleh polisi.

Diketahui, penangkapan Pedangdut Saipul Jamil dan juga asistennya terjadi pada Jumat (5/1/2024) di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat.

Dilansir dari Youtube Deddy Corbuzier pada Rabu (10/1), Saipul jamil datang bersama Gus Rofi selaku guru spiritual Saipul Jamil.

“Dan ternyata setelah dicek dia positif, baru saya tahu dari pemberhentian itu dia (polisi) ingin menangkap seseorang yaitu asisten saya,” Ungkap Saipul jamil.

Sebelumnya Saipul jamil menerangkan penangkapannya ini berupa aksi yang dilakukan oleh begal, sampai dia juga meminta bantuan terhadap seorang TNI yang berada di lokasi.

Lantaran tidak ada yang memakai seragam polisi dan juga menggedor- gedor kaca mobil Saipul Jamil hingga mengancamnya.

Ia menduga bahwa pengendara motor berjumlah delapan orang yang melakukan pengejaran tersebut adalah begal dan sempat memvideokannya dari dalam mobil.

Hingga Saat pengejaran Ia juga sempat menyuruh asistennya yang saat itu sedang menyetir agar pergi ke kantor polisi, untuk melaporkan kejadian tersebut sebelum terjadi penangkapan.

“Saya juga lagi minta permohonan sama pihak polsek, pak ijin ini asisten saya kan pemakai boleh gak ijin rehab,” kata Saipul Jamil.

Permohonan tersebut disampaikan karena ia takut jika asistennya di penjara maka bisa menjadi pengedar.

Walaupun asistennya terbukti pengguna, Saipul jamil tetap ingat jasanya, dan menganggap cuman salah jalan.

“Tapi saya yakin dia pemakai, jadi saya kecolongan waktu dia ngedrop in saya, saat pergi ke rumah maknya,” jelas Saipul jamil.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore