
Inara Rusli membuat konten bersama buah hati pertamanya, Starla, menyinggung banyak hal terkait rumah tangganya dengan Virgoun.
JawaPos.com - Penyidik Polda Metro Jaya seharusnya melakukan pemeriksaan terhadap Inara Rusli pada Rabu (27/12) kemarin terkait laporan Virgoun Teguh Putra atas dugaan melakukan tindak pidana akses ilegal.
Berhubung kondisi kesehatan Inara Rusli sedang kurang baik, maka pengacaranya mendatangi Polda Metro Jaya untuk memohon dilakukan penjadwalan ulang agenda pemeriksaan terhadap Inara Rusli.
"Inara tidak bisa datang karena kondisinya lagi kurang baik. Kami tadi ketemu dengan penyidik untuk dilakukan penjadwalan ulang," kata Mulkan Let Let selaku kuasa hukum Inara Rusli di Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Hadirkan SDM Berkualitas, Ganjar Akan Hubungkan Pendidikan dengan Dunia Usaha
Pihak pengacara Inara Rusli sejatinya merasakan keanehan dalam kasus ini. Kliennya dianggap melakukan akses ilegal hanya karena membuka handphone milik Virgoun. Padahal pada saat itu status Inara Rusli dan Virgoun terikat ikatan suami-istri.
"Lumrah kalau istri mengecek handphone milik suaminya atau sebaliknya. Hubungan suami istri itu bahkan bukan hanya terkait dengan handphone. Harta bersama apa pun itu tidak jadi masalah ketika konteksnya hubungan suami istri," kata Mulkan Let Let.
Lebih lanjut dia menjelaskan, seorang suami atau istri memakai mobil milik pasangannya juga tidak dapat dikategorikan sebagai tindak pidana pencurian Sebab, ada ikatan yang membolehkannya yaitu ikatan pernikahan dimana keduanya merupakan suami istri.
Baca Juga: Biaya Pengembangan Nggak Murah, Ubisoft Kepikiran Tayangkan Iklan dalam Game?
"Suami pakai mobil istri atau istri memakai mobil suami, nggak ada masalah," tegas Mulkan.
Virgoun melaporkan Inara terkait dugaan akses ilegal ke Polda Metro Jaya setelah sebelumnya Virgoun dilaporkan oleh Inara terkait kasus dugaan perzinaan.
Laporan Virgoun terhadap Inara Rusli, menurut pengacaranya, sebagai bentuk pembelaan setelah dilaporkan oleh Inara Rusli terkait dugaan perzinaan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
