
Jessica Iskandar (INSTAGRAM)
JawaPos.scom - Tindakan Jessica Iskandar yang meneriaki Christoper Steffanus Budianto atau Steven pada saat berada di Bandara Soekarno Hatta dianggap sudah keterlaluan dan tidak semestinya dilakukan.
Togar Situmorang selaku kuasa hukum Christoper Steffanus Budianto atau Steven sangat menyesalkan tindakan yang dilakukan Jessica Iskandar terhadap kliennya pada saat berada di Bandara.
"Ada dugaan pelecehan terhadap klien kami yang terjadi di Bandara. Dimana klien kami diperlakukan oleh pelapor atau orang yang merasa korban yaitu Jessica Iskandar dan suaminya. Mereka berteriak-teriak tidak pantas," kata Togar Situmorang di Polda Metro Jaya, Kamis (23/11).
Dari pada melakukan tindakan tidak terpuji seperti itu, Togar meminta Jessica Iskandar untuk fokus saja pada proses hukum yang sedang berjalan.
Dia menegaskan, Steven siap menghadapi kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang menjadikannya sebagai tersangka.
"Karena kita tahu bandara tempat vital yang sangat sensitif yang memang dilarang satu insden kecil pun, itu akan membuat keonaran yang akan diminta pertanggung jawabannya," tuturnya.
Menurut Togar Situmorang, kliennya akan mempertanggung jawabkan secara hukum atas apa yang dituduhkan Jessica Iskandar kepada dirinya. Togar memastikan total kerugian yang dialami Jessica Iskandar bukan Rp 9,8 miliar.
"Kalau dia merasa benar, ayo adu fakta, adu data. Bukan dengan minta ke media, bukan intimidasi klien kami," ujarnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
