Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 November 2023 | 21.46 WIB

Fuji Telat Bayar Gaji Karyawan, Tasyi Athasyia Turut Bersuara, Bandingkan dengan Kasus yang Dialaminya

Selebgram Tasyi Athasyia juga mengetahui apa yang dialami Fuji dari konten video di TikTok. - Image

Selebgram Tasyi Athasyia juga mengetahui apa yang dialami Fuji dari konten video di TikTok.

JawaPos.com - Kasus pembayaran gaji yang telat oleh Fujianti Utami atau Fuji terhadap karyawannya menyita perhatian publik luas. Namun, Fuji dengan cepat membayarkan gaji karyawan yang berprofesi sebagai kameraman itu sehingga permasalahan cepat selesai tidak melebar kemana-mana.

Selebgram Tasyi Athasyia juga mengetahui apa yang dialami Fuji dari konten video di TikTok. Menurut Tasyi, dirinya sudah menaruh empati karena Fuji akan dirujak oleh netizen seperti apa yang dialaminya yang juga sempat bermasalah dengan karyawannya.

Akan tetapi, setelah membaca komentar netizen di TikTok, Tasyi mengatakan ternyata banyak orang memberikan perhatian positif ke Fuji dan cenderung menyalahkan karyawan yang tidak mengakhiri hubungan kerja dengan baik.

"Katanya ada karyawan spill belum bayar gaji. Tiba-tiba artisnya klarifikasi bilang bukannya gak mau bayar gaji, tapi gajinya ke-hold karena nggak mau keluar secara baik-baik dan itu juga karyawan probation," kata Tasyi dalam video diunggah di Instagram Story.

"Aku bacain komen, wah kasihan nih bakal disalah-salahin. Tapi yang ini gak, ternyata masyarakatnya tiba-tiba waras semua. Komennya bagus, karyawan harusnya keluar baik-baik," imbuhnya.

Tasyi menganggap apa yang dialami Fuji bermasalah dengan karyawannya terkait gaji yang ditunda pembayarannya sama persis seperti kasus yang diaminya. Meski peristiwanya sama, respons masyarakat, kata Tasyi, sangat jauh berbeda.

"Yang aku karyawannya jahat, kabur, kita yang nyamperin, kita mau gaji, kita samperin dibilang intimidasi, diajakin umrah, jalan-jalan habiskan ratusan juta, dilaporkan ke polisi. Terus yang salah siapa? Aku," tuturnya.

Dari kasus Fuji dan kasus yang dialaminya dianggap sama, namun respons masyarakat ternyata berbeda, Tasyi menarik kesimpulan bahwa penilaian manusia atau netizen tidak bisa dijadikan standar kebenaran.

"Mau kita benar pun kalau kita tak disukai tetap saja salah. Semoga artis yang ini bisa membuka mata orang untuk fair dalam menilai masalah," katanya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore