Kim Hieora. (Koreaboo)
JawaPos.com – Aktris Kim Hieora yang membintangi drama The Glory dan Uncanny Counter 2 disebut merupakan seorang pelaku bullying dan kekerasan saat masih sekolah. Kabar ini diungkap oleh outlet media Dispatch yang juga merinci kekerasan yang dilakukan Kim Hieora di masa lalu.
Kim Hieora diduga menjadi pelaku bullying saat masih duduk di bangku sekolah menengah. Ia menjadi bagian dari geng bully terkenal di SMA Putri Sangji yang bernama Big Sangji.
Dilansir dari Koreaboo, Rabu (6/9), geng Big Sangji dikenal sebagai geng yang berisi pem-bully dengan melakukan pemerasan, penyerangan fisik, dan pelecehan secara verbal kepada siswi lain. Dalam laporan Dispatch, seorang informan tidak menyangka bahwa ia akan menerima makian dari seorang pelaku bullying di televisi.
Baca Juga: Hendak Tinggalkan Bareskrim Polri, Rocky Gerung dan Haris Azhar Diserang Kelompok Tak Dikenal
Outlet media yang sering mengungkap hubungan para publik figure di Korea Selatan itu juga mengungkap bahwa mereka bertemu dengan 10 mantan siswa SMA Putri Sangji antara bulan Mei dan Juni untuk memperoleh informasi mengenai kasus bullying yang dilakukan Kim Hieora.
Dispatch memperoleh informasi bahwa Kim Hieora merupakan bagian dari geng Big Sangji yang memeras uang dari siswa lain dan memberikan kepada anggota tertua kelompok tersebut.
Baca Juga: Yenny Wahid Sebut Prabowo Salah Satu Kandidat Kuat Capres yang Akan Ia Didukung Pada 2024
Pernyataan ini dibenarkan dengan bukti sebuah komentar yang ditinggalkan Kim Hieora pada pesan grup geng tersebut. Saat dimintai keterangan oleh Dispatch, Kim Hieora membenarkan ia menjadi bagian dari geng bully tersebut, namun membantah beberapa pernyataan yang disampaikan oleh para informan.
“Ya, saya bukan siswa teladan ketika saya masih di sekolah menengah. Aku memang main-main. Tapi Big Sangji bukanlah sekelompok pengganggu,” ungkap Kim Hieora pada Dispatch.
Pemeran Lee Sa-ra dalam serial The Glory itu juga mengungkapkan bahwa Big Sangji adalah sebuah komunitas online. Ia mengikuti grup tersebut karena populer dan bukan grup para pengganggu.
Namun pernyataan Kim Hieora ini dibantah oleh mantan siswa lain SMA Putri Sangji. Mantan siswa tersebut mengungkapkan semua orang dapat mendaftar di geng tersebut akan tetapi tidak semua dapat diterima.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
