Logo JawaPos
author-avatar - Image
Dery Ridwansah
09 April 2026, 17.57 WIB

Produksi Tahu Tradisional Terdampak Kenaikan Harga Kedelai Impor

Aktivitas produksi tetap berjalan di pabrik tahu di Jalan Saputan, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Kota Semarang (8/4/2026). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
1 / 9
Aktivitas produksi tetap berjalan di pabrik tahu di Jalan Saputan, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Kota Semarang (8/4/2026). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)

Aktivitas produksi tetap berjalan di pabrik tahu di Jalan Saputan, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (8/4/2026).

Pabrik tahu merek LS menyebutkan kenaikan mulai terasa sejak Januari,Lonjakan itu tak lepas dari situasi global yang sedang tidak menentu, bahkan disinyalir dipicu konflik atau kondisi dunia yang “tidak baik-baik saja”.

"Dulu sekitar Rp 8.000 per kilogram, sekarang sudah Rp 10.500 sampai hampir Rp 11.000, Harga tahu di tingkat pabrik masih bertahan di kisaran Rp 240 ribu per tong.

Namun, agar tetap bertahan, produsen melakukan penyesuaian.

Ukuran tahu diperkecil atau jumlah isi diperbanyak.

(Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)

Album Lainnya
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore