JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur membutuhkan waktu 10 hingga 20 tahun lagi. Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat memberikan arahan khusus kepada pejabat TNI-Polri di Istana Garuda, IKN, Kalimantan Timur, Kamis (12/9).
"IKN ini belum jadi. Masih dalam proses pembangunan, mungkin butuh waktu 10, 15, bahkan 20 tahun," kata Jokowi.
Jokowi lantas mengungkit pernyataan Presiden terpilih Prabowo Subianto yang berjanji akan melanjutkan dan mempercepat pembangunan IKN.
"Meskipun saya yakini Pak Presiden terpilih (Prabowo Subianto) pernah sampaikan kepada saya, akan saya percepat pak," ucap Jokowi.
Jokowi menekankan, IKN merupakan sebuah kemajuan tata kota untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Ia mengungkapkan, pembangunan gedung-gedung di IKN harus ramah lingkungan dengan prinsip green building, hingga penggunaan energi hijau untuk sehari-hari.
"Baik di sini gedung harus green building. Transportasinya, mesti transportasi hijau. Pemakaian listrik harus energi hijau. Itu lah masa depan dunia, semua dunia menuju ke sana semuanya. Kita pengin menuju ke sana dan kita dahului yang lain," tegas Jokowi.
Presiden terpilih Prabowo Subianto pernah menyatakan komitmennya untuk melanjutkan dan menyelesaikan pembangunan IKN, yang telah digagas oleh Presiden Joko Widodo. Komitmen itu disampaikan Prabowo yang juga Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Maju 2019-2024, dalam sidang kabinet paripurna yang dipimpin Presiden Jokowi di Istana Garuda IKN, Kalimantan Timur, Senin (12/8).
Prabowo menyebut, IKN sangat penting untuk pemerataan pembangunan dan mengurangi beban Pulau Jawa, yang selama ini jadi pusat populasi dan kegiatan ekonomi Indonesia. Persoalan ini juga yang menjadi alasan Jokowi memutuskan pemindahan Ibu Kota Negara.
“Saya kira supaya jelas dan tadi sudah saya tegaskan beberapa kali bahwa IKN ini akan kita tuntaskan, akan kita selesaikan dengan baik. Karena memang sangat dibutuhkan, tadi Bapak Presiden menyampaikan soal pemerataan dan keinginan kita untuk juga meringankan daya dukung Pulau Jawa terhadap konsentrasi populasi dan konsentrasi kegiatan,” ucap Prabowo.
Ketua Umum Partai Gerindra itu mengungkapkan, rasa bangganya terhadap nuansa budaya yang kuat di IKN. Prabowo memuji jerih payah Jokowi beserta jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju yang telah memulai pembangunan IKN. Ia berjanji untuk mempercepat proses pembangunan IKN, terutama untuk pusat pemerintahan.
“Saya bertekad juga untuk tegaskan di sini bahwa kita akan lanjutkan. Kalau bisa kita percepat," pungkas Prabowo.