
Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas. (Kementerian PANRB)
JawaPos.com – Presiden Joko Widodo kemarin (1/7) memanggil beberapa menteri untuk membahas perpindahan aparatur sipil negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Menteri PAN-RB Azwar Anas seusai rapat terbatas (ratas) menyatakan, pemindahan akan menggunakan instrumen penapisan. Visinya, pemindahan ke IKN tidak hanya pemindahan fisik, tapi juga pola pikir dan budaya kerja.
Terkait instrumen penapisan, Azwar menegaskan, pemindahan ASN kementerian dan lembaga akan dilakukan dengan cara penyaringan. Tidak semua lantas pindah. ”Kami identifikasi, menyeleksi prioritas kementerian,” katanya.
Identifikasi kementerian itu akan terjadi tiga kelas. Pertama, kementerian dan lembaga yang terkait dengan kemandirian ekonomi dan daya saing.
Kedua, kementerian dan lembaga untuk mengambil keputusan atau sistem pertahanan dan keamanan. Ketiga, terkait dengan risiko.
”Presiden menyampaikan, pemindahan IKN ini menjadi langkah strategis yang tidak hanya membawa perubahan fisik seperti bangunan atau gedung pemerintahan. Melainkan transformasi pola pikir, budaya kerja, dan sumber daya manusia,” ujarnya. Untuk menjlentrehkannya, Kemen PAN-RB diminta membuat regulasi yang detail.
Selain itu, pengisian ASN ke IKN ada beberapa jenis. Di antaranya, mereka yang pindah dari Jakarta ke IKN. Kedua, CPNS yang secara khusus ditempatkan di IKN tahun ini.
Mantan bupati Banyuwangi itu menambahkan, sudah ada 130.341 formasi instansi pemerintah pusat di IKN. ”Pemerintah memberikan afirmasi pada 40 ribu ASN yang akan berada di IKN,” katanya.
Putra-putri Kalimantan bakal mendapat afirmasi yang di tahap awal mencapai 5 persen. Selain itu, untuk mengisi pemerintah daerah sekitar IKN, tidak semuanya mutasi dari wilayah. Mereka akan diseleksi secara terbuka.(lyn/c18/oni)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
