Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 27 Agustus 2022 | 23.57 WIB

Otorita IKN Latih 1.535 Calon Tenaga Kerja untuk Tahap Pertama

Desain Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN Nusantara. Kementerian PUPR/Antara - Image

Desain Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN Nusantara. Kementerian PUPR/Antara

JawaPos.com–Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara selama enam hari akan melatih 1.535 orang calon tenaga kerja konstruksi untuk tahap pertama. Mereka disiapkan untuk terlibat dalam pembangunan infrastruktur di IKN, dari total keseluruhan 9.300 orang.

”Total calon tenaga kerja yang akan dilatih untuk pembangunan infrastruktur di IKN mencapai 9.300 orang,” ujar Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe seperti dilansir dari Antara, Sabtu (27/8).

Dalam pembukaan pelatihan secara hybrid yang dipusatkan di Bendungan Sepaku-Semoi, Dhony Rahajoe mengatakan, pembangunan IKN untuk melanjutkan cita-cita perjuangan Presiden pertama RI Soekarno. Bung Karno ingin memindahkan ibu kota negara.

”Seperti kata Presiden Jokowi, setidaknya terdapat tiga tujuan pembangunan IKN di kawasan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ini, yaitu pertama untuk menegakkan identitas keberagaman bangsa,” papar Dhony Rahajoe.

Provinsi Kaltim, menurut dia, sejak dulu hingga sekarang merupakan daerah yang aman meski penduduknya beragam agama dan suku. Semua agama ada, begitu juga dengan suku. Mulai Jawa, Bugis, Banjar, Kutai, Dayak, dan suku lainnya.

Selain itu, lanjut dia, IKN akan menjadi kota cerdas dan berkelanjutan. Konsep pembangunan IKN bukan hanya untuk manusia, tapi juga untuk alam semesta. Hal itu berarti flora dan fauna atau makhluk lain tetap menjadi perhatian agar selaras dalam keseimbangan alam.

”Ketiga adalah IKN yang dibangun di Kalimantan ini akan menjadi pusat perekonomian baru, sehingga pusat ekonomi bukan hanya di Jakarta, tapi juga akan tumbuh di kawasan IKN sehingga hal ini akan bisa kita nikmati bersama,” tutur Dhony.

Sementara itu, Direktur Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi yang juga Ketua Penyelenggara Pelatihan Dedy Natrifahrizal mengatakan, total 9.300 orang yang akan dilatih tersebut ditargetkan tuntas pada Desember. ”Untuk tahap pertama ini ada 1.535 orang yang dilatih. Sedangkan totalnya ada 9.300 orang yang akan dilatih dalam lima tahap, dimulai dari hari ini (27/8) tahap pertama, dilanjutkan tahap berikutnya, sampai tahap lima yang dijadwalkan berakhir Desember,” ujar Dedy.

Sedangkan 1.535 peserta tahap pertama itu adalah dari Kaltim sebanyak 817 orang. Yakni sebagai peserta pelatihan dan sertifikasi konstruksi, kemudian sisanya sebanyak 718 peserta pelatihan building infrastructure modeling dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore