Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 September 2024 | 20.31 WIB

26 Hari sebelum Pulang ke Solo, Jokowi Sempatkan ke IKN dan Uji Coba Nusantara Airport

TANPA KENDALA: Presiden Joko Widodo turun dari pesawat kepresidenan RJ-85 seusai pendaratan perdana di Bandara Nusantara, Kalimantan Timur, Selasa (24/9). (SETPRES) - Image

TANPA KENDALA: Presiden Joko Widodo turun dari pesawat kepresidenan RJ-85 seusai pendaratan perdana di Bandara Nusantara, Kalimantan Timur, Selasa (24/9). (SETPRES)

JawaPos.com – Presiden Joko Widodo kemarin (24/9) melakukan kunjungan kerja di Kalimantan Barat. Presiden juga bertolak ke Ibu Kota Nusantara (IKN) sambil menguji coba bandara baru.

Sejak pagi, Jokowi memulai hari dengan mengunjungi Pasar Mawar di Pontianak. Dia ingin melihat ketersediaan bahan pokok. ’’Untuk harga stabil. Justru ada beberapa barang yang turun,’’ katanya. Bawang merah yang sebelumnya Rp 30 ribu kemarin sudah turun menjadi Rp 26 ribu.

Dia meminta agar pasokan terus terjaga. Sebab, ini menjadi kunci menjaga stabilitas harga pasar. Pada kesempatan tersebut, Jokowi sekali lagi pamitan. ’’Karena sebulan lagi saya akan purnatugas, saya mohon maaf dan keikhlasan bapak dan ibu,’’ ucapnya.

Setelah dari pasar, Jokowi meresmikan injeksi bauksit perdana Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) milik PT Borneo Alumina Indonesia di Kabupaten Mempawah. Jokowi menyebut pembangunan itu sebagai upaya mengakhiri ekspor bahan mentah.

TANPA KENDALA: Presiden Joko Widodo turun dari pesawat kepresidenan RJ-85 seusai pendaratan perdana di Bandara Nusantara, Kalimantan Timur, Selasa (24/9). (SETPRES)

’’Ekspor bahan mentah tidak bisa berkembang menjadi negara maju,’’ bebernya. Dengan tidak lagi ekspor bahan mentah, negara dapat banyak keuntungan. Seperti nikel, yang menurut Jokowi saat ini sudah diolah di Indonesia, berdampak untung lebih dari Rp 600 triliun.

Pada pukul 13.30, Jokowi pun meninggalkan Kalbar. Dia menuju IKN dengan pesawat kepresidenan RJ-85. Rombongan presiden tiba di IKN pukul 16.15, mendarat di Bandara Nusantara. Karena ini kedatangan perdana, pesawat disambut dengan prosesi water salute.

’’Ini adalah pertama kalinya saya turun di Bandara Nusantara,’’ tuturnya. Bandara tersebut direncanakan sebagai bandara VVIP. Nantinya akan digunakan sebagai bandara umum. Termasuk haji dan umrah.

’’Saya tadi (kemarin, Red) sudah perintahkan menteri perhubungan agar segera diubah menjadi bandara komersial,’’ katanya. Kapasitas Bandara Nusantara bisa mencapai 200 ribu penumpang pada Desember nanti. Targetnya adalah 7 juta penumpang per tahun.(lyn/c17/bay)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore