Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 September 2024 | 00.03 WIB

Pemerintah Perpanjang Modifikasi Cuaca di IKN, Klaim Target Pembangunan Masih on The Track

 

Pengembalian duplikat bendera Merah Putih dan salinan naskah Proklamasi tengah berlangsung di Istana Negara IKN, Kalimantan Timur ke Monas, Jakarta. (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

JawaPos.com – Pemerintah sepakat untuk memperpanjang operasi modifikasi cuaca (OMC) di daerah Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Perpanjangan dimaksudkan agar pembangunan di Ibu Kota Nusantara (IKN) tak terdampak kondisi cuaca di sana.

Deputi Modifikasi Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tri Handoko Seto menjelaskan, wilayah Kalimantan Timur, khususnya daerah IKN, memiliki karakteristik hujan yang agak berbeda dengan Jakarta. Di sana, musim hujan terjadi sepanjang tahun. Saat musim kemarau pun, curah hujan masih di kisaran 150 milimeter. Di mana, pada ukuran tersebut masih tergolong lebat.

Dikhawatirkan, ketika memasuki Bulan September ini intensitas hujan akan naik kembali. Sehingga, potensi bencana seperti banjir hingga tanah longsor pun semakin besar.

"Sehingga kami bekerja sama dengan BNPB, Kementerian PUPR, Kemenhub, seluruh stakeholder, gubernur dan bupati terus melakukan upaya-upaya untuk sebisa mungkin mengurangi curah hujan yang masuk ke wilayah-wilayah berpotensi banjir dan tanah longsor," paparnya ditemui usai rapat tingkat menteri soal OMC di IKN, di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (2/9).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu proses pembangunan di IKN yang terus dikebut. Oleh sebab itu, atas usulan pemda dan kepala otorita IKN maka OMC bakal diperpanjang. OMC sendiri telah berlangsung sejak beberapa waktu lalu.

Adanya OMC ini, kata dia, tak lantas membuat daerah lain terutama sekitar IKN jadi terancam hujan deras. Sebab, pencegatan awan pembawa hujan dilakukan di atas laut. Sehingga, potensi hujan pun dibuang langsung ke laut.

"Setidaknya operasinya berlanjut sampai tanggal 12 September 2024, sehingga target-target pembangunan fisik di IKN bisa tercapai maksimal," jelasnya. 

Hingga saat ini, Muhadjir memastikan proses pembangunan di IKN masih on the track. Termasuk soal pembangunan bandara VVIP yang tengah diperpanjang landasan pacunya, dari 1.300 meter menjadi 2.200 meter. Sehingga, bisa didarati oleh pesawat kepresidenan.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan boyongan ke IKN usai bandara VVIP di IKN rampung. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sekaligus Plt Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menargetkan, perpanjangan runway ini akan selesai pada awal September ini.

"Makanya kita ingin melakukan pencegahan semaksimal mungkin dan sedini mungkin, karena memang kalau sampai target-target sampai diubah, diundur, nanti akan rencana tidak sesuai dengan yang kita harapkan," paparnya.

Disinggung soal kepindahannya ke IKN, Muhadjir tak banyak merespons. Dia hanya berseloroh jika dirinya sudah duluan berkantor di sana. Ia sempat memimpin rapat soal upaya meningkatkan SDM di wilayah sekitar IKN.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menjelaskan, OMC sudah berjalan sejak Juli. Tingkat keberhasilannya 98 persen. Kesuksesan ini pun berlanjut di Agustus. Perayaan HUT RI, 17 Agustus 2024 lalu, bebas dari guyuran hujan.

"Tapi tugas utama kita adalah untuk mencegah jangan sampai terjadi bencana pada masyarakat. Salah satu cara kurangi  dampak bencana, dewasa ini kita bisa memodifikasi cuaca," ungkapnya.

Dalam modifikasi ini, bukan hanya untuk mencegah terjadinya hujan total. Tapi juga berefek agar hujan yang datang tak terlalu deras.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore