Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Agustus 2024 | 04.59 WIB

Ditjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Selenggarakan Pembinaan dan Fasilitasi Sertifikasi Onsite TKK di IKN Nusantara

Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Abdul Muis membuka pelatihan Pembinaan dan Fasilitasi Sertifikasi Onsite Tenaga Kerja Konstruksi di IKN. (Dokumen Ditjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR) - Image

Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Abdul Muis membuka pelatihan Pembinaan dan Fasilitasi Sertifikasi Onsite Tenaga Kerja Konstruksi di IKN. (Dokumen Ditjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR)

JawaPos.com–Kementerian PUPR terus mendukung penyediaan tenaga kerja konstruksi melalui peningkatan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia (SDM) konstruksi nasional. Tujuannya untuk peningkatan daya saing dalam berkompetisi, baik pada skala nasional maupun global. Selain itu, mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas.

Direktorat Jenderal Bina Konstruksi melalui Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin bekerja sama dengan seluruh Unit Organisasi Teknis di Kementerian PUPR menyelenggarakan kegiatan Pembinaan dan Fasilitasi Sertifikasi Onsite Tenaga Kerja Konstruksi di IKN Nusantara. Kegiatan itu dibuka Direktur Jenderal Bina Konstruksi Abdul Muis, Sabtu (10/8).

Kegiatan ini dilaksanakan 10-16 Agustus, dengan pilihan jabatan kerja dan jenjang yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Dirjen Bina Konstruksi Abdul Muis menyampaikan, sertifikasi kompetensi kerja konstruksi merupakan jaminan bahwa seorang tenaga kerja konstruksi memenuhi standar kompetensi kerja. Juga memiliki keterampilan, pengetahuan, dan sikap kerja yang diperlukan, untuk melaksanakan tugas dalam pekerjaan konstruksi dengan baik dan aman.

”Sehingga tingkat kecelakaan kerja dan kegagalan pekerjaan konstruksi dapat dihindarkan dan dapat menghasilkan infrastruktur yang berkualitas,” ujar Abdul Muis.

Menurut dia, pembangunan IKN Nusantara membutuhkan tenaga kerja konstruksi dalam jumlah yang besar. Penyiapan tenaga kerja konstruksi yang terlatih, terampil, professional, dan bersertifikat menjadi tugas bersama dalam rangka mensukseskan pembanguan infrastruktur di IKN Nusantara.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di 21 lokasi. Sebanyak 18 lokasi berada di kawasan IKN Nusantara dan 3 lokasi di luar kawasan IKN Nusantara. Yakni Pembangunan Tol 3A, 5A dan 6B.

Kegiatan diikuti 2.497 peserta yang terdiri atas sertifikasi tenaga kerja konstruksi jenjang 1 sampai 7 sebanyak 2.243 orang. Sedangkan refreshment tenaga ahli jenjang 8 dan 9 sebanyak 254 orang.

”Mereka seluruhnya merupakan tenaga kerja konstruksi yang bekerja di badan usaha jasa konstruksi yang terlibat dalam proyek pembangunan infrastruktur IKN Nusantara yang mencakup sektor/unor sumber daya air, bina marga, cipta karya, dan perumahan,” terang Abdul Muis.

Lebih lanjut, Abdul Muis berharap agar para tenaga kerja konstruksi yang telah dinyatakan kompeten dalam kegiatan itu dapat terus memberikan kontribusi dan hasil kerja yang berkualitas tinggi. Yakni dalam penyelenggaraan jasa konstruksi di manapun bekerja.

”Serta untuk memenuhi amanat UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi dan PP No 14 Tahun 2021 bahwa setiap tenaga kerja yang bekerja di bidang jasa konstruksi wajib memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) dan setiap pengguna jasa dan/atau penyedia jasa wajib mempekerjakan tenaga kerja konstruksi yang memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja,” papar Abdul Muis.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore