
TERUS DIGEBER: Suasana pembangunan di kawasan Inti pusat pemerintahan IKN, Kecamatan Sepaku, Penajam Pasar Utara.
JawaPos.com–Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pada 2024 sudah ada beberapa bangunan yang didirikan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti menjelaskan, IKN Nusantara memiliki luas sebesar 256 hektare. Namun pembangunan diawali dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) yang memiliki luas 6.671 hektare.
”KIPP itu dibagi 1A, 1B, dan 1C. Semoga 1A sudah ada bangunannya pada 2024, 1B dan 1C menyusul,” kata Diana seperti dilansir dari Antara dalam acara CreativeTalks Pojok Literasi dengan tema Menuju Ibu Kota Nusantara yang Berkelanjutan: Inovasi dan Tantangan yang digelar di Bandung, Selasa (11/7).
Menurut dia, KIPP diproyeksikan mampu menampung sebanyak 280-300 ribu jiwa dengan konsep kota masa depan yang berbasis hutan dan kepulauan. Sehingga, pembangunan di IKN Nusantara pun ditargetkan untuk tidak merusak lingkungan. Sebab, 70 persen lahan ditargetkan untuk menjadi lahan hijau dan 30 persen lahan digunakan untuk bangunan-bangunan.
”Kita harus tetap membangun tetapi memperhatikan dan menjamin keberlanjutan sosial, ekonomi, lingkungannya,” ujar Diana Kusumastuti.
Kemudian, semua kegiatan pembangunan di IKN Nusantara itu harus mencerminkan identitas nasional, tidak hanya suku atau bangsa tertentu saja. ”Jadi pembangunan di sini bukan hanya pembangunan yang biasa saja, tapi kita harus membangun yang lebih bagus dan berstandar internasional,” papar Diana Kusumastuti.
Sementara itu, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Usman Kansong mengatakan, pemindahan ibu kota ke Nusantara bukan sekadar memindahkan lokasi atau perangkat pemerintahan, melainkan menjadi simbol lompatan bangsa Indonesia. Sejauh ini, pemerintah terus menyiapkan perencanaan yang matang untuk pembangunan IKN Nusantara itu. Pembangunannya pun bakal mengimplementasikan inovasi-inovasi yang dikembangkan berbagai kalangan masyarakat.
”Kita paham betul banyak sekali sumber daya masyarakat Indonesia yang ahli di bidangnya yang bisa memberikan sumbangsih bagi bangsa untuk memberi solusi dan nilai tambah bagi tantangan yang kita hadapi, mulai dari perencanaan IKN hingga pengembangan IKN yang terus berkelanjutan,” kata Usman.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
