
Ilustrasi belajar bahasa Inggris. (istimewa)
JawaPos.com - Kemampuan berbahasa Inggris semakin penting di era globalisasi seperti sekarang ini. Tidak hanya menjadi modal untuk mendapatkan pekerjaan, bahasa Inggris juga dibutuhkan dalam dunia pendidikan, komunikasi lintas negara, hingga mengakses informasi dan perkembangan teknologi. Kemampuan ini bahkan dapat membuka peluang lebih luas bagi seseorang untuk mengembangkan karier dan bersaing di tingkat internasional.
Meski demikian, belajar bahasa Inggris tidak selalu harus dimulai dengan mengikuti kursus yang mahal atau menghafalkan banyak kosakata. Hal terpenting adalah memahami tujuan belajar, mengenali kemampuan diri, dan memilih metode yang sesuai dengan kebutuhan.
Setiap orang memiliki alasan berbeda dalam mempelajari bahasa Inggris. Ada yang ingin lebih lancar berbicara dalam percakapan sehari-hari, mempersiapkan diri menghadapi wawancara kerja, meningkatkan kemampuan komunikasi profesional, hingga mengejar skor TOEFL atau IELTS.
Agar proses belajar lebih terarah dan memberikan hasil optimal, ada sejumlah kiat yang dapat diterapkan sebelum maupun selama mempelajari bahasa Inggris.
Langkah pertama adalah mengetahui alasan mempelajari bahasa Inggris. Tujuan yang jelas akan membantu menentukan materi, metode, dan target kemampuan yang ingin dicapai.
"Tujuan belajar menentukan jenis materi yang sebaiknya dipilih," kata Selestin Zainuddin selaku Kepala Lembaga Bahasa LIA.
Seseorang yang ingin meningkatkan kemampuan percakapan sehari-hari, misalnya, perlu lebih banyak berlatih berbicara dan mendengarkan. Sementara itu, mereka yang membutuhkan bahasa Inggris untuk pekerjaan perlu mempelajari kosakata dan ungkapan yang berkaitan dengan dunia profesional.
Begitu pula dengan peserta yang mempersiapkan diri mengikuti tes kemampuan bahasa Inggris. Mereka membutuhkan latihan yang lebih spesifik, termasuk memahami struktur soal, kemampuan membaca, mendengarkan, menulis, dan berbicara sesuai jenis tes.
Dengan menentukan tujuan sejak awal, peserta tidak perlu mempelajari seluruh materi secara bersamaan tanpa mengetahui prioritasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Ditjen Dukcapil Kemendagri Perbarui Aplikasi Identitas Kependudukan Digital
4 Tips Komunikasi Untuk Kepribadian Introvert Agar Pandai Bicara dengan Orang Lain Menurut Psikologi
Shin Tae-yong Absen saat Persija lawan Persebaya karena Terdiagnosis Flu Tipe A
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor Persita Tangerang vs Isenmulang: Pendekar Cisadane Bidik Pesta 3 Gol
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022