
Ilustrasi debu tanah di sekitar salib (Freepik)
JawaPos.com - Gereja Katolik memiliki koleksi lagu-lagu yang dapat ditemukan dalam buku Puji Syukur dan Madah Bakti. Lagu-lagu ini dapat digunakan untuk melengkapi puji-pujian saat ibadah, dan ada pula yang bertema untuk perayaan-perayaan.
Saat ini, Gereja Katolik sedang berada di Masa Prapaskah, periode untuk persiapan Hari Raya Paskah dan perayaan-perayaan Paskah lainnya.
Salah satu perayaan dalam Masa Prapaskah adalah Hari Rabu Abu yang dirayakan pada 18 Februari yang lalu.
Pada hari itu, ada satu lagu wajib untuk dinyanyikan sebagai pengingat bahwa kita berawal dari debu dan akan berakhir menjadi debu. Lagu ini adalah 'Hanya Debulah Aku' (Puji Syukur 481).
Sejarah Singkat
Dilansir dari My Avitalia, lagu 'Hanya Debulah Aku' adalah ciptaan dari seorang musisi Gereja Katolik bernama Cosmas Margono pada tahun 1980.
Lagu ini diresmikan menjadi salah satu lagu liturgi Gereja Katolik sejak periode penggunaan buku Madah Bakti dan Puji Syukur. Sekarang lagu ini dapat ditemukan di berbagai kanal dan memiliki banyak versi lainnya
Makna
Sesuai dengan judulnya, lagu 'Hanya Debulah Aku' memiliki makna yang menunjukkan bahwa manusia hanyalah makhluk lemah dan penuh dosa, maka membutuhkan pengampunan.
Sebagai seseorang yang penuh dosa, kita diibaratkan untuk menatap wajah Allah pun tak pantas.
Akan tetapi, karena kepercayaan terhadap perlindungan Allah yang menghidupi dan menghangatkan kepada manusia akan menyelamatkan kita.
Dengan begitu, selama Masa Prapaskah umat Katolik seharusnya merendahkan diri dan mohon ampun, serta melakukan pertobatan untuk mendapatkan perlindungan-Nya.
Lirik
Puji Syukur 481
Hanya Debulah Aku

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
