
Ilustrasi Bunda Maria diangkat ke Surga (Dok. Freepik
JawaPos.com - Minggu (10/8) ini gereja katolik sedunia merayakan Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga. Karena itu, ibadah atau misa yang dilaksanakan hari itu berfokuskan pada peristiwa tersebut.
Dilansir dari Fransiscan Media, walaupun peristiwa tersebut sudah lama sekali terjadi, Paus Pius XII beru meresmikannya menjadi hari raya pada 1 November 1950.
Tentunya untuk meresmikan hari ini Paus Pius XII membutuhkan banyak sekali bantuan. Beliau telah berkonsultasi dengan banyak sekali uskup, ahli agama dan orang-orang awam.
Walaupun begitu, masih menjadi pertanyaan apakah Bunda Maria benar-benar diangkat ke surga untuk bertemu kembali dengan Putranya. Ataukah makamnya belum ditemukan.
Kepercayaan
Dilansir dari Catholic.com, doktrin mengenai diangkatnya Maria ke surga dimulai dari peristiwa historis yang disinggung dalam Kitab Suci dan diyakini oleh gereja selama ribuan tahun.
Doktrin ini diwariskan, disebarkan dan diajarkan secara lisan. Walaupun dunia terus berkembang, doktrin ini masih diyakini oleh umat Katolik.
Para arkeolog menemukan dua makam Bunda Maria, satu di Yerusalem dan satu di Efesus. Hal tersebut dianggap wajar karena Bunda Maria tinggal di kedua tempat tersebut.
Akan tetapi, mereka tidak menemukan jasad di dalam kedua makam tersebut. Sehingga memperkuat keyakinan bahwa Maria memang diangkat ke surga.
Karena itu, tidak ada relik dari Bunda Maria. Padahal banyak sekali umat dan gereja Katolik memperebutkan sisa-sisa dari jasad orang-orang kudus.
Testimoni
Dilansir dari New Advent, kebanyakan tulisan-tulisan apokrif dari abad kedua sampai keempat mendukung bahwa Bunda Maria diangkat di Yerusalem.
Menurut 'Kisah Santo Yohanes oleh Prokhurus', yang ditulis oleh Lencius, terdapat dua surat 'B. Inatti missa S. Joanni.' Pada kedua surat itu dijelaskan bahwa Maria menghabiskan sisa hidupnya di Yerusalem.
Sebenarnya tidak pernah ada kisah yang menghubungkan kematian dan makam Maria di Efesus. Tidak ada seorang penulis atau peziarah pun yang mengatakan bahwa makam Maria ada disana.
Akan tetapi, dalam sebuah surat yang dikirim pada tahun 431 oleh para anggota Konsili Efesus kepada para klerus Konstantinopel, tertulis bahwa "Nestorius sampai di Efesus dimana Yohanes Sang Teolog dan Bunda Allah, dipisahkan dari jemaat Bapa Suci."

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
