Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 April 2025 | 04.58 WIB

Mengenal Kamis Putih dalam Perayaan Paskah: Perjamuan Terakhir Yesus Kristus Sebelum Disalibkan

Ilustrasi Hari Kamis Putih. (Freepik)

JawaPos.com - Pada Kamis (17/4), umat Katolik di seluruh dunia mulai memasuki pekan suci sebagai rangkaian persiapan menjelang perayaan Hari Raya Paskah. Pekan ini diawali dengan peringatan Kamis Putih.

Dilansir dari Ensiklopedia Britannica, Kamis Putih atau Maundy Thursday adalah perayaan yang dirayakan setiap hari Kamis sebelum Paskah untuk memperingati ekaristi yang dilaksanakan oleh Yesus Kristus pada perjamuan terakhir

Nama Maundy Thursday sendiri diyakini berasal dari bahasa Inggris Pertengahan. Istilah ini diambil dari kutipan lagu rohani yang sering dilantunkan dalam liturgi Katolik Roma: "Mandatum novum do vobis ut diligatis invicem sicut dilexi vos", yang berarti "Perintah baru yang Kuberikan kepadamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu, demikian pula kamu harus saling mengasihi" (Yohanes 13:34). Pesan kasih ini menjadi inti dari ajaran Yesus dalam perjamuan tersebut.

Lebih lanjut, menurut Catholic.org, perjamuan terakhir merupakan santapan terakhir yang Yesus Kristus laksanakan bersama dengan pada murid-Nya. Pada jamuan ini, Yesus memprediksi pengkhianatan yang akan terjadi. 

Inti dari perayaan Kamis Putih ini adalah untuk meragakan ulang jamuan terakhir ini dalam misa ini. 

Di Jerman, Kamis Putih juga dikenal sebagai Kamis Suci dan Gruendonnerstag atau Kamis Hijau. Istilah ini didapatkan dari kepercayaan bahwa hari tersebut adalah lampu hijau kepada para umat untuk menyelesaikan penebusan dosa mereka. 

Dalam sejarah awal gereja Kristen, hari ini juga digunakan untuk merayakan persekutuan umum antara pendeta dan umat. 

Dalam ibadat khusus, uskup menggunakan minyak suci untuk mengurapi umat-umat pada saat pembaptisan. 

Lalu pada 1956, Kamis Putih mulai dirayakan di gereja-gereja Katolik Roma dengan ibadat pagi untuk pengudusan minyak suci untuk tahun mendatang. Lalu ibadat malam untuk memperingati penetapan ekaristi dengan komuni umum. 

Pada ibadat malam ini, hosti dibagikan pada komuni dan dilakukan pula upacara pembasuhan kaki oleh pastur. 

Pembasuhan kaki ini dilakukan secara seremonial membasuh kaki 12 orang untuk mengenang Kristus yang membasuh kaki para murid-Nya. 

Ibadah Kamis Putih di Gereja Lain

Gereja Ortodoks Timur juga memiliki upacara pembasuhan kaki dan pemberkatan minyak pula di hari ini. 

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore