Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Maret 2025 | 22.35 WIB

7 Alasan Dongeng Sering Menggunakan Tokoh Hewan dan Manfaatnya dalam Penyampaian Pesan Moral

Ilustrasi tokoh hewan dalam dongeng. (Freepik) - Image

Ilustrasi tokoh hewan dalam dongeng. (Freepik)

JawaPos.com – Tokoh hewan sering muncul dalam dongeng, kartun, dan cerita populer. Hal ini memberikan daya tarik tersendiri bagi pembaca dan penonton dari berbagai kalangan.

Fabel adalah cerita yang menampilkan hewan atau entitas non manusia lainnya dengan sifat seperti manusia. Cerita ini sering menyampaikan pesan moral yang jelas dalam bentuk pepatah atau nasehat.

Mengetahui alasan penggunaan tokoh hewan dalam cerita dapat membantu memahami makna di balik dongeng. Hal ini juga memberikan wawasan tentang cara penyampaian pesan moral melalui kisah yang lebih menarik.

Berikut 7 alasan dongeng sering menggunakan tokoh hewan dan manfaatnya dalam penyampaian pesan moral dilansir dari laman Psychologytoday oleh JawaPos.com, Sabtu (22/3):

1. Daya Tarik Imajinatif

Hewan memberikan kemungkinan baru yang lebih imajinatif dibandingkan tokoh manusia. Karakter berbentuk hewan membuat cerita lebih orisinal, menarik, dan tidak terasa menggurui.

Imajinasi yang kuat dalam cerita menciptakan pengalaman yang lebih mendalam bagi pembaca. Kehadiran tokoh hewan membuat pesan moral lebih mudah tersampaikan dengan cara yang menyenangkan.

Hal ini menjadikan dongeng lebih mudah diterima oleh berbagai kalangan, terutama anak-anak. Imajinasi yang kuat dalam dongeng juga membantu meningkatkan kreativitas.

2. Penyampaian Sifat Manusiawi

Hewan dalam cerita sering mewakili sifat manusia tertentu, baik yang baik maupun buruk. Hewan dapat merepresentasikan karakter manusia seperti kecerdikan, kesabaran, atau kesombongan.

Penggunaan hewan memungkinkan penggambaran sifat manusia dalam bentuk yang lebih sederhana dan mudah dipahami. Dengan karakter yang jelas, cerita tidak perlu menjelaskan latar belakang sosial atau budaya yang kompleks.

Hal ini membantu pembaca memahami sifat manusia secara lebih intuitif. Simbolisme ini juga memungkinkan cerita tetap relevan dalam berbagai zaman.

3. Kesederhanaan Cerita

Tokoh hewan membuat cerita lebih sederhana karena tidak terikat dengan realitas manusia. Penyajian karakter menjadi lebih langsung tanpa perlu banyak dialog atau konflik rumit.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore