
Potret Tari Hudoq. (Tangkap layar (Instagram.com/@muri.org)
JawaPos.com - Bicara tentang kesenian khas Nusantara memang selalu menarik, termasuk tarian tradisional khas Kalimantan Timur yang nantinya akan menjadi wilayah ibukota baru yakni IKN.
Terlebih nanti saat upacara HUT RI yang ke-79 akan dilaksanakan di IKN, pastinya akan ada seni pertunjukkan khas Kalimantan Timur yang sangat memukau.
Sebagai warga yang mencintai tanah air, mengutip dari laman Kemenparekraf, ada 6 tarian tradisional khas Kalimantan Timur yang perlu kita ketahui.
1. Tari Hudoq
Tari Hudoq menjadi salah satu seni pertunjukkan Kalimantan Timur yang sukses menarik perhatian para wisatawan. Tarian tradisional ini identik dengan topeng kayu besar, ditutupi dengan daun pisang, daun kelapa, daun pinang.
Tari Hudoq ini berasal dari Suku Dayak Modang yang memiliki unsur estetis dan kental dengan hal-hal mistis.
Menurut kepercayaan warga setempat, tarian tradisional ini merupakan permohonan kepada sang Pencipta agar hasil panen melimpah dan penuh kesejahteraan.
Baca Juga: Presiden Jokowi Jajal Kereta Otonom yang akan Dipakai untuk Mengangkut Undangan pada Upacara HUT Kemerdekaan KR-79 RI di IKN
2. Tari Datun Ngentau
Tari Datun Ngentau adalah sebuah tarian adat Suku Dayak Kenyah di Kalimantan Timur, tarian tersebut ditampilkan dalam Upacara Mendaq Undat dalam rangka mengucap rasa syukur atas panen padi yang diperoleh.
Tari Datun Ngentau memiliki makna yang cukup mendalam, seperti gerakan hentakan kaki dan gerakan maju menggambarkan kehidupan masyarakat Dayak Kenyah yang bergantung pada tenaga maupun kekuatan manusia secara fisik, seperti jalan kaki untuk pergi ke hutan maupun gunung.
Sementara gerakan lambaian dan ayunan tangan pada Tari Datun Ngentau melambangkan wujud syukur dan kegembiraan, sekaligus memohon keselamatan serta dijauhkan dari pengaruh jahat.
3. Tari Burung Enggang
Pada zaman dahulu, tarian asal Suku Dayak Kenyah ini diadakan ketika menyambut para pahlawan yang menang di medang perang, tapi saat ini diadakan untuk menyambut pemerintah atau tamu-tamu besar kenegaraan.
Menurut kepercayaan, Tari Burung Enggang ini dilambangkan simbol perpindahan warga Suku Dayak Kenyah dari satu tempat ke tempat lain. Hal ini berkaitan dengan kebiasaan masyarakat lokal yang dulunya sering berpindah tempat untuk mencari keselamatan dan menghindari perang antar suku.
Baca Juga: Anak Buah Sri Mulyani Ungkap Anggaran Upacara HUT RI ke-79 di IKN Tembus Rp 87 Miliar
4. Tari Jepen
Tari Jepen adalah tarian tradisional pencampuran antara Islam dan Melayu, iringan musik pun menggunakan musik Tingklingan yang merupakan alat musik khas Kutai.
Tari Jepen mengisahkan tentang seorang gadis penduduk Suku Kutai yang memiliki rutinitas berladang. Mulai dari menebar benih sejak subuh, hingga proses menanam padi. Itulah yang menjadi alasan Tari Jepen kerap dilambangkan sebagai bentuk kerja keras, gotong royong, sekaligus bentuk syukur dan doa kepada Tuhan.
5. Tari Ganjur
Konon katanya, Tari Ganjur ini termasuk tarian istana dan menjadi simbol kekuasaan sultan. Itulah alasan bahwa Tari Ganjur ditampilkan dalam upacara tertentu dan bersifat tertutup.
Saat ini, Tari Ganjur menjadi seni pertunjukan Kalimantan Timur yang dikemas dalam bentuk ritual dalam upacara adat yaitu Upacara Erau.
Uniknya, para penari dan pemain musik yang tergabung bukanlah sembarang orang. Melainkan hanya laki-laki dari keturunan atau kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
Baca Juga: Realisasi APBN untuk Pembangunan IKN Capai Rp 11,2 Triliun per Juli 2024
6. Tari Punan Letto
Tari Punan Letto juga merupakan tarian tradisional yang berasal dari Suku Dayak Kenyah dengan penuh makna. Kata “punan” yang berarti merebut dan “letto” berarti gadis.
Tarian tradisional khas Kalimantan Timur ini berkisah tentang seorang pemuda yang memperebutkan seorang gadis dan mempertahankannya dengan berani.
Mengutip dari laman Artikel Traveloka, bahwa dengan tarian tradisional tersebut kita dapat mengetahui berbagai cerita kehidupan masyarakat setempat serta mengetahui adat dan istiadatnya.
***

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
