Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Desember 2023 | 21.38 WIB

Brand Zara Terancam Diboikot Para Aktivis Pendukung Palestina Usai Meluncurkan Iklan Koleksi Terbarunya

Etalase Toko ZARA di Passeig de Gracia di Barcelona. /Sumber: (Reuters.com) - Image

Etalase Toko ZARA di Passeig de Gracia di Barcelona. /Sumber: (Reuters.com)

JawaPos.com - Brand fashion Zara menarik kampanye iklan koleksi terbaru mereka dari halaman depan website usai mendapat kecaman dari para aktivis pendukung Palestina.

Pasalnya dalam foto iklan tersebut, menampilkan boneka-boneka dengan anggota tubuh yang hilang dan patung-patung yang dibungkus dengan warna putih.

Dalam salah satu foto, seorang model digambarkan membawa manekin berbalut warna putih, dan foto lainnya menampilkan patung dada tergeletak di lantai, serta foto lainnya menampilkan manekin tanpa lengan.

Beberapa netizen mengatakan bahwa foto-foto tersebut mirip dengan duka di Palestina yang menampilkan foto mayat berselubung kain putih di Gaza.

Diketahui, foto-foto tersebut diunggah di laman website resmi Zara dan juga akun Instagram resmi Zara pada hari Senin (11/12/23).

Postingan tersebut sontak memicu seruan dari beberapa aktivis pro-Palestina untuk memboikot produk dari salah satu brand ternama tersebut.

Dikutip dari Reuters, Inditex (ITX.MC), pemilik Zara, mengatakan perubahan tersebut merupakan bagian dari prosedur normal untuk menyegarkan konten.

Mereka tidak mengomentari seruan boikot tersebut, namun mengatakan bahwa koleksi ‘Atelier’ dibuat pada bulan Juli dan foto-fotonya diambil pada bulan September.

Hal tersebut tentu saja tidak berhubungan dengan perang antara Israel dan Hamas yang dimulai setelah 7 Oktober.

Akun Instagram Zara mendapat puluhan ribu komentar yang diposting tentang foto-foto tersebut.

Banyak dari warganet dengan akun bertanda bendera Palestina mengkritik dan mengecam foto-foto tersebut.

Sementara di platform X, netizen banyak yang menaikkan tagar #BoycottZara hingga menjadi tren.

Hal ini bukan pertama kalinya iklan kampanye brand fesyen menimbulkan kontroversi.

Grup produk mewah Perancis, Kering, tahun lalu membentuk posisi tingkat grup untuk mengawasi keamanan merek setelah gambar iklan dari labelnya Balenciaga yang menampilkan anak-anak memicu reaksi negatif yang menghambat penjualan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore