Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 2 Juni 2019 | 03.05 WIB

Tempat Peristirahatan Terakhir Ani Yudhoyono Dekat Makam Ainun Habibie

Jenazah istri presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono, akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, besok siang. Lokasi tempat jenazah dimakamkan saat ini sudah digali petugas. Foto: Dery Ridwans - Image

Jenazah istri presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono, akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, besok siang. Lokasi tempat jenazah dimakamkan saat ini sudah digali petugas. Foto: Dery Ridwans

JawaPos.com - Gundukan tanah berwarna cokelat terlihat di  area Blok M, Komplek Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Utama di Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (1/6) sore. Ternyata lokasi itu sedang digali oleh penggali kubur untuk tempat peristirahatan terakhir bagi almarhumah Kristiani Herrawati Yudhoyono atau dikenal Ani Yudhoyono. Istri dari Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono akan dimakamkan dekat makam Hasri Ainun Habibie.

Empat orang penggali kubur bergantian memacul tanah yang telah ditandai oleh papan berbentuk kotak. Teriknya sinar matahari tak mempengaruhi semangat para penggali kubur. Secara bergantian mereka mengayun gagang cangkul untuk memperdalam galian atau merapikan dinding galian.

Ibu dari dua orang anak itu akan dimakamkan di area Blok M tepatnya nomor 129. Di sekitar makam Ani, terdapat makam sejumlah tokoh di antaranya Ali Alatas, Umar Wirahadi Kusumo, Taufik Kemas dan banyak tokoh lainnya. Letaknya, persis di bawah makam Hasri Ainun Habibie

"Makamnya ini di sebelah Bu Ainun memang dikosongin, permintaan Pak Habibie ingin dimakamkan di sebelah istrinya. Di samping lubang makam bu Ani ini juga kosong, mungkin juga buat Pak SBY kalau beliau wafat nanti," ujar salah seorang penggali kubur yang tidak ingin disebutkan namanya, Sabtu (1/6) sore.

Tak ada kendala berarti, proses penggalian akhirnya bisa diselesaikan sekitar pukul 17.00 WIB. "Tanahnya empuk banget. Mungkin bu Ani banyak amal ibadahnya, wallahu'alam. Kadang ada yang keras banget. Dikasih air juga susah dicangkul. Isinya bebatuan. Tapi ini buat Bu Ani tidak ada kendala," tutur dia.

Photo

Infografis Ani Yudhoyono. (Kokoh Praba/ Ane/ JawaPos.com)

Sementara itu, Kasubdit TMP Nasional Utama Iri Sapria, mengatakan pihaknya bersama Garnisun segera mengambil langkah menentukan lokasi yang akan menjadi peristirahatan terakhir almarhumah begitu ia mendapat kabar duka dari Singapura.

"Jadi ini bukan permintaan keluarga, justru kami menyiapkan. Karena kami juga menyiapkan area yang khusus digunakan untuk penghormatan kepada tokoh-tokoh bangsa. Ya, itu ngumpul di makam bu Ani yang sedang digali itu," ujarnya.

Termasuk soal penentuan lokasi makam, merupakan eputusan pihak pengelola. Sehingga, lokasi tidak sesuai dengan pesanan dari pihak keluarga. "Kecuali kebetulan kalau di sebelahnya kosong, itu bisa digunakan keluarganya atau kerabat. Sejauh ini, masih ada sisa lahan untuk sekitar 200 makam lagi khusus buat tokoh dan pejabat. Ke depan rencananya akan ada pengembangan," tuturnya.

Menurutnya, almarhumah Ani Yudhoyono mempunyai hak untuk dimakamkan di TMP Kalibata. Namun, untuk jadwal pemakaman, dia mengaku belum mengetahuinya. "Yang jelas beliau akan dimakamkan secara militer. Beliau kan punya hak. Apalagi beliau peraih Bintang Republik Indonesia Adipradana. Tapi soal jadwalnya, jangan tanyakan ke saya karena saya belum menerimanya," pungkas dia.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore