
Awak JawaPos. Taufiqurrahman ketika mengabadikan Gunung Krakatau beberapa waktu lalu.
JawaPos.com - Aktivitas Gunung Anak Krakatau belum menurun pascaerupsi yang terjadi pada 22 Desember 2018 lalu. Letusan dahsyat yang menyebabkan longsor bawah laut dan tsunami di pantai-pantai Selat Sunda saat itu memakan ratusan korban jiwa dan luka-luka.
Menjelang sebulan pascakejadian, status Anak Krakatau masih Siaga Level III. Artinya, masyarakat harus menjaga jarak aman atau radius sejauh 5 kilometer dari kawah gunung.
Namun, kabar heboh mengejutkan media sosial. Ada dua orang warga negara asing (WNA) yang berhasil menerobos masuk ke area terlarang Gunung Anak Krakatau. Lewat Twitter @rajo_ameh, foto mereka tersebar meski kini sudah dihapus beserta akunnya.
Mengetahui hal tersebut, Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rudy Suhendar memastikan pihaknya menelusuri dua WNA tersebut, termasuk pemandu wisatanya.
“Sampai saat ini kami masih mencari dan menelusuri bersama siapa yang mengantar, ini kami lagi telusuri dengan teman-teman biro hukum kami, belum ketemu ini,” ujarnya saat ditemui di Kantor KemenESDM, Jakarta Pusat, Senin (21/1).
Dia menegaskan, Badan Geologi maupun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) tidak pernah memberikan izin kepada kedua turis asing tersebut untuk memasuki wilayah gunung api itu.
“Karena di catatan kami itu tidak ada, kami tidak pernah memberikan izin untuk pendakian, jangankan yang di Krakatau, Gunung Merapi yang sedang aktif kita selalu setiap pagi memberikan info untuk tidak boleh melakukan pendakian di radius sekian,” tegas dia.
Menurutnya, aksi kedua WNA itu bukan hanya membahayakan diri sendiri, melainkan juga membuat pemerintah harus ikut bertanggungjawab. Oleh karena itu, pihaknya tak segan jika kelak keduanya akan diberikan sanksi sesuai dengan hukum yang berlaku.
“Kalau ada apa-apa kan yang ikut tanggung jawab semuanya, pemerintah kan apalagi ini orang asing, pemerintah ikut tanggung jawab kalau ada apa-apa,” tutur Rudy.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
