
Villa Stephanie di kawasan Carita, Bencana tsunami yang terjadi di Selat Sunda, Sabtu, 22 Desember 2018.
JawaPos.com - Tidak ada gempa, tidak ada badai, tiba-tiba tsunami datang dari Selat Sunda, Sabtu malam (22/12). Meluluhlantakkan apa saja yang berada di sekitar pantai. Empat daerah porak poranda. Ratusan nyawa melayang.
Kerusakan akibat tsunami terlihat hampir di sepanjang Pantai Carita hingga Tanjung Lesung, Pandeglang. Sapuan ombak juga merusak Pantai Anyer di Serang, Lampung Selatan, serta Tanggamus.
Dari pemantauan tim Jawa Pos kemarin, puing-puing langsung terlihat begitu memasuki gapura Kabupaten Pandeglang. Kerusakan parah terlihat tepat sebelum kantor Polsek Carita. Ada belasan kontainer yang berserakan di lahan kosong.
Semula, kontainer berukuran 60 feet yang akan digunakan untuk penginapan itu berada di dekat pantai. Kontainer-kontainer tersebut terseret arus hingga melewati jalan besar. Mobil Isuzu Panther hitam B 315 PTR terguling dan tertimpa tiang listrik di dekat deretan kontainer itu.
Kondisi yang cukup parah juga tampak di Polsek Carita. Pintu gapura dan papan nama polsek yang berdekatan dengan terminal tersebut roboh. Saat Jawa Pos menengok kondisi polsek itu pukul 14.00, seorang polisi bernama Bripka Sihabuddin berjaga sendirian. Di tengah guyuran hujan disertai angin kencang, dia duduk di teras mapolsek.
"Anggota yang lain ke tempat yang lebih tinggi karena barusan ada peringatan tsunami lagi," ujar Sihabuddin.
Kondisi dalam kantor polsek tidak terlalu rusak. Hanya ada lumpur sisa genangan air laut yang masuk. Saat tsunami terjadi, Sihabuddin sedang berjaga di tempat lain. Menurut cerita rekannya, ketinggian air sampai sedengkul. ''Ini mobil Pak Kapolsek Iptu Subagyo juga terseret sekitar 3 meter,'' ungkapnya.
Tak jauh dari mapolsek, terlihat Vila Stephanie yang rusak parah. Bangunan vila yang dilengkapi kolam renang yang menjorok ke laut itu nyaris rata dengan tanah. Puing-puing tembok hingga rangka atap dan genting berserakan.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian mampir untuk melihat kondisi vila tersebut bersama rombongan, termasuk Kadivhumas Irjen M. Iqbal. Tito menyatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi lain untuk penanganan pascatsunami. Mulai TNI, Basarnas, BNPB, hingga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. ''Semua bergerak bersama,'' ujarnya.
Tak berapa lama, dia pun berpindah ke Polsek Carita. Di sepanjang jalan dekat Pantai Carita, cukup mudah menemukan mobil yang tersangkut di pohon kelapa atau masuk persawahan. Bahkan, ada mobil yang masuk ke dalam rumah hingga merobohkan temboknya. Misalnya, di Kampung Sambolo, Desa Sukarame.
Eradi, 50, warga Kampung Sambolo, menuturkan, sejak Sabtu pukul 18.30, dirinya mendengar suara letusan Anak Gunung Krakatau yang lumayan keras. Sekitar pukul 16.30, gunung itu menyemburkan lahar lebih tinggi daripada biasanya.
''Pukul 21.30 ada gemuruh ombak. Sepuluh meter muncratnya. Saya duduk di tiang ketiga rumah. Saya pegang anak. Saya peluk dia,'' ungkap Eradi yang mengalami luka di kaki kirinya. Tubuh Eradi dan anaknya terempas ke dalam rumah. ''Saya baca istighfar,'' imbuhnya.
Toko kelontong di depan rumahnya rusak parah. Etalase kaca berisi aneka macam dagangan pecah dan isinya berhamburan. "Tabung gas saya hilang," kata Eradi. Dia lantas mengunci rumahnya dengan ditambahi palang kayu agar tak ada pencuri masuk.
Di kampung tersebut kemarin juga masih ada pencarian korban oleh anggota Basarnas. Sekitar pukul 14.30, jenazah perempuan ditemukan di tumpukan sampah dekat selokan air. "Tadi pagi (kemarin, Red) ditemukan mayat di dekat gapura," kata Jayani, 50, warga Kampung Sembolo, sambil menunjukkan gapura yang berjarak 100 meter dari lokasi.
Sementara itu, pantauan Jawa Pos di Tanjung Lesung Resort tak jauh berbeda. Lokasi acara gathering PLN Transmisi Jawa Barat-Banten (TJBB) di Beach Hotel Tanjung Lesung Resort luluh lantak. Begitu pula lokasi gathering para pegawai Kementerian Pemuda dan Olahraga di beach club setempat. Dua lokasi tersebut berjarak ratusan meter.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
