
Gubernur bank sentral dari 189 negara dan pejabat IMF saat mengikuti sesi foto bersama dalam rangkaian Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/10).
JawaPos.com - Pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF)-World Bank 2018 telah berlangsung selama enam hari di Bali. Sejumlah kesepakatan pun telah tercapai antara pemerintah Indonesia dan sejumlah mitra strategis.
Salah satunya, di bidang kesehatan, adalah keinginan Gates Foundation untuk membantu PT Bio Farma (Persero). Yakni dalam riset pengembangan vaksin yang bisa digunakan bukan hanya untuk pasar Indonesia, tapi juga seluruh dunia.
"Sehingga vaksin tidak hanya diproduksi negara Barat yang sifatnya monopoli. Indonesia dan India diharapkan mempunyai kapasitas, jadi harapannya bisa menjadi pemain dunia," urai Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kemarin (13/10).
Selain itu, Melinda Gates melalui Gates Foundation akan membantu Indonesia agar bisa membeli vaksin yang murah untuk polio serta pneumonia. Sebab, Indonesia saat ini sudah dikategorikan negara maju jika dibandingkan dengan negara berpendapatan rendah.
Karena itu, Indonesia sudah tidak masuk dalam kelompok GAVI (Global Alliance for Vaccine and Immunization) atau kelompok yang mengelola program vaksinasi di seluruh dunia.
"Maka, Indonesia mungkin untuk vaksinnya bisa lebih mahal. Namun, melalui board-nya, mereka (Melinda Gates Foundation) meminta, meski Indonesia sudah graduate, tetap mendapatkan akses vaksinasi yang harganya jauh lebih murah," ungkapnya.
Sebab, jika tidak masuk kelompok itu, Indonesia harus membeli vaksin seharga USD 18 per ampul. Sedangkan negara dalam kelompok tersebut bisa membeli vaksin hanya USD 3 per ampul. "Jika dalam lima tahun ke depan Bio Farma bisa membangun vaksinnya, harganya bisa kurang dari sepertiganya," ucap Sri Mulyani.
Sementara itu, kemarin Komite IMF (IMFC) mendesak negara maju seperti Amerika Serikat (AS) tidak membuat keputusan perdagangan yang dapat memicu tensi perang dagang. Belakangan AS punya masalah dagang dengan Tiongkok. AS mengenakan bea masuk yang tinggi dan kemudian dibalas dengan aksi retaliasi dari Tiongkok. Hal itu menjadi sentimen negatif bagi perekonomian global.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
