Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 Mei 2018 | 19.45 WIB

Ini Lima Kontroversi yang Dibuat Menag Lukman

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin diminta menjelaskan soal daftar 200 mubalig yang dirilis Kemenag. - Image

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin diminta menjelaskan soal daftar 200 mubalig yang dirilis Kemenag.


Hal itu diakui Lukman ketika menjawab salah seorang mahasiswa ketika kunjungan ke Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Semarang. Mahasiswa itu bertanya bagaimana rasanya menjadi Menag.


"Pak Menteri, apa yang tersulit dan dirasakan saat menjadi Menag?" tanya salah satu mahasiswa saat sesi dialog Ngaji Kebangsaan di Semarang, Jumat (20/4).


Dengan senyuman, Lukman pun menyampaikan sebenarnya bukan kesulitan yang dihadapi. Tetapi, lebih tepat dikatakan sebagai tantangan sejak awal menjabat sebagai Menag.


"Tantangan terbesar bagi saya itu bagaimana kita tetap mampu menjaga dan merawat paham dan pengamalan ajaran agama, untuk senantiasa berada pada jalur moderasi," kata Lukman.


Dia menjelaskan, saat ini hampir seluruh program Kemenag memiliki keterkaitan dengan moderasi agama. Lukman meminta agar masyarakat tidak memiliki paham dan bentuk pengamalan agama yang cenderung ekstrem.


"Moderasi itu mengajak mereka yang ekstrem baik terlalu liberal maupun konservatif, kembali ke tengah," kata Lukman.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore