
Nyak Sandang menjajal kursi pilot di Kokpit Pesawat CRJ 1000 Bombardier di area Hanggar Pesawat Garuda Indonesia di GMF AeroAsia Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten, Kamis (5/4).
JawaPos.com - Nyak Sandang benar-benar bahagia setelah menjalani operasi kataraknya. Selain bisa melihat lagi, kakek 91 tahun itu merasakan empuknya kursi kokpit pesawat Garuda Indonesia.
Kamis (4/4) Nyak Sandang diajak bermain ke Hanggar Garuda Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten. Di sana Nyak Sandang diberikan kesempatan berkeliling hanggar dan merasakan suasana di dalam pesawat dan kokpitnya.
Bahkan salah satu penyumbang pesawat Seulawah RI-001 itu juga dapat kesempatan merasakan empuknya kursi kokpit pesawat. Usai memerhatikan sejumlah alat dan tombol, serta memegang kemudi di kokpit, Nyak Sandang pun turun dengan didampingi pihak Garuda Indonesia dan personel Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh.
"Nanti dikasih gak fotonya di kokpit? Tadi saya pegang kemudinya," ucapnya sembari tersenyum sambil memeragakan dirinya di kokpit pesawat CRJ 1000 Bombardier Garuda Indonesia.
Usai berkeliling di Hanggar pesawat Garuda Indonesia, Nyak Sandang dijadwalkan pulang ke kampung halamannya di Aceh. Dikatakannya, banyak kesan yang dibawa ke Aceh selama berada di Jakarta. Mulai bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi), menjalani operasi katarak, bertemu direksi Garuda Indonesia, dan menikmati suasana asli pesawat dengan leluasa di hanggar.
Menurutnya, apa yang dirasakan selama di Jakarta semata-mata karena izin Allah SWT. "Inginnya kita tidak pisah. Semua saya anggap anak, pelayanan yang saya dapat bagus. Saya tidak bisa balas, biar Allah yang membalasnya. Saya akan ingat hari-hari saya di Jakarta," tutur Nyak Sandang penuh haru.
Maturidi, relawan dari ACT selaku perwakilan keluarga Nyak Sandang menuturkan bannyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu selama di Jakarta. Mulai dari pemerintah, Garuda Indonesia, RSPAD Gatot Subroto, bahkan rekan-rekan media.
"Kami pamit untuk masyarakat Jakarta dan Presiden yang membantu Nyak Sandang. Semuanya kiranya Allah membalas," pungkas Maturidi.
Sementara itu, pihak Garuda Indonesia menyebut, Jumat (6/4) merupakan hari terakhir Nyak Sandang berada di Jakarta. Hari ini sang kakek akan kembali ke Aceh, kampung halamannya.
Dalam penerbangan pulang ini, Garuda Indonesia memberikan tiket kelas bisnis untuk Nyak Sandang secara gratis. Fasilitas itu supaya Nyak Sandang dapat menikmati dan beristirahat selama dalam penerbangan ke Aceh.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
