Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 April 2018 | 00.24 WIB

Rasakan Kokpit Pesawat Garuda, Nyak Sandang: Saya Pegang Kemudinya

Nyak Sandang menjajal kursi pilot di Kokpit Pesawat CRJ 1000 Bombardier di area  Hanggar Pesawat Garuda Indonesia  di GMF AeroAsia Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten, Kamis (5/4). - Image

Nyak Sandang menjajal kursi pilot di Kokpit Pesawat CRJ 1000 Bombardier di area Hanggar Pesawat Garuda Indonesia di GMF AeroAsia Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten, Kamis (5/4).

JawaPos.com - Nyak Sandang benar-benar bahagia setelah menjalani operasi kataraknya. Selain bisa melihat lagi, kakek 91 tahun itu merasakan empuknya kursi kokpit pesawat Garuda Indonesia.


Kamis (4/4) Nyak Sandang diajak bermain ke Hanggar Garuda Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten. Di sana Nyak Sandang diberikan kesempatan berkeliling hanggar dan merasakan suasana di dalam pesawat dan kokpitnya.


Bahkan salah satu penyumbang pesawat Seulawah RI-001 itu juga dapat kesempatan merasakan empuknya kursi kokpit pesawat. Usai memerhatikan sejumlah alat dan tombol, serta memegang kemudi di kokpit, Nyak Sandang pun turun dengan didampingi pihak Garuda Indonesia dan personel Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh.


"Nanti dikasih gak fotonya di kokpit? Tadi saya pegang kemudinya," ucapnya sembari tersenyum sambil memeragakan dirinya di kokpit pesawat CRJ 1000 Bombardier Garuda Indonesia.


Usai berkeliling di Hanggar pesawat Garuda Indonesia, Nyak Sandang dijadwalkan pulang ke kampung halamannya di Aceh. Dikatakannya, banyak kesan yang dibawa ke Aceh selama berada di Jakarta. Mulai bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi), menjalani operasi katarak, bertemu direksi Garuda Indonesia, dan menikmati suasana asli pesawat dengan leluasa di hanggar.


Menurutnya, apa yang dirasakan selama di Jakarta semata-mata karena izin Allah SWT. "Inginnya kita tidak pisah. Semua saya anggap anak, pelayanan yang saya dapat bagus. Saya tidak bisa balas, biar Allah yang membalasnya. Saya akan ingat hari-hari saya di Jakarta," tutur Nyak Sandang penuh haru.


Maturidi, relawan dari ACT selaku perwakilan keluarga Nyak Sandang menuturkan bannyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu selama di Jakarta. Mulai dari pemerintah, Garuda Indonesia, RSPAD Gatot Subroto, bahkan rekan-rekan media.


"Kami pamit untuk masyarakat Jakarta dan Presiden yang membantu Nyak Sandang. Semuanya kiranya Allah membalas," pungkas Maturidi.


Sementara itu, pihak Garuda Indonesia menyebut, Jumat (6/4) merupakan hari terakhir Nyak Sandang berada di Jakarta. Hari ini sang kakek akan kembali ke Aceh, kampung halamannya.


Dalam penerbangan pulang ini, Garuda Indonesia memberikan tiket kelas bisnis untuk Nyak Sandang secara gratis. Fasilitas itu supaya Nyak Sandang dapat menikmati dan beristirahat selama dalam penerbangan ke Aceh.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore