
Nyak Sandang bersama anak laki-lakinya saat berdialog dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (21/3).
JawaPos.com - Pertemuan Presiden Joko Widodo dan Nyak Sandang akhirnya terwujud. Ditemani dua orang anaknya, Maturidi dan Khaidar, kake yang kini sudah berumur 91 tahun itu akhinya diperkenankan memasuki Istana Kepresidenan, Jakarta.
"Ayah senang sekali bisa bertemu Presiden," kata Maturidi yang menerjemahkan ayahnya berbincang dengan Presiden menggunakan bahasa Aceh, Rabu (21/3).
Dalam pertemuannya, Nyak Sandang menyampaikan beberapa permohonan kepada Jokowi. Salah satunya mengenai bantuan untuk operasi katarak.
"Baik nanti saya uruskan untuk kataraknya. Katarak kan operasi ringan, besok tolong dicek ke rumah sakit untuk kataraknya," ujar Maturidi menirutkan jawab Presiden Jokowi.
Lebih lanjut, Nyak Sandang pun meminta agar dibuatkan masjid di kampungnya di Lamno, Aceh. Jokowi pun menanggapi hal ini dengan positif, dia akan segera mengirim tim untuk mengecek kondisi di sana. Untuk permintaanya yang terakhir, Nyak berkeinginan untuk pergi haji.
"Ingin naik haji. Kalau bisa tahun ini, karena sudah tua," lanjut Maturidi.
Terkait hal ini, Jokowi berjanji akan mengupayakannya dan berkoordinasi dengan Menteri Agama. Sambil menunggu kepastian keberangkatan haji, dirinya menawarkan Nyak Sandang untuk umroh terlebih dahulu.
Dalam kunjungannya, Nyak Sandang menunjukkan bukti obligasi Pemerintah Indonesia tahun 1950 yang dimilikinya.
Seperti diketahui, Nyak Sandang, salah seorang yang ikut andil menyumbangkan harta kekayaannya untuk membeli pesawat pertama Indonesia.
Hal ini berawal dari tahun 1948 saat Presiden Soekarno berkunjung ke tanah Aceh guna mencari dana, Nyak Sandang yang kala itu berusia 23 tahun, menjual sepetak tanah dan 10 gram emas bersama orang tuanya. Hartanya yang dihargai Rp100 pun diserahkan kepada negara.
Presiden Soekarno pun menerima sumbangan dari masyarakat Aceh sebanyak SGD 120 ribu dan 20 kg emas murni untuk membeli dua pesawat terbang yang diberi nama Seulawah R-001 dan Seulawah R-002.
Dua pesawat tersebut merupakan cikal bakal maskapai Garuda Indonesia Airways. Dalam penghujung perbincangan, Nyak Sandang berterima kasih kepada Presiden.
"Terima kasih Bapak Presiden sudah punya waktu untuk kami," ungkap Nyak Sandang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
