
Ilustrasi
JawaPos.com - Butuh adaptasi bagi masyarakat untuk mengubah kebiasaan tinggal di rumah biasa ke apartemen. Pemerintah harus melakukan rekayasa sosial sebelum meminta warga relokasi maupun generasi milenial untuk menempati hunian vertikal.
Pengamat Perkotaan Universitas Trisakti, Nirwono Yoga mengatakan bahwa pemerintah sejatinya telah melakukan rekayasa sosial, terutama untuk generasi milenialnya. Banyak terjadi kasus, seperti tunggakan sewa rumah susun akibat dari belum optimalnya sosialisasi pemerintah kepada warga tersebut.
"Masyarakat tiba-tiba dipindahkan ke rusun yang tadinya di rumah tapak sehingga tidak heran banyak masalah sosial yang mengakibatkan tunggakan besar. Padahal harusnya yang namanya manusia harusnya beradaptasi, mendorong anak generasi muda mau tinggal berdaptasi di hunian vertikal," jelasnya kepada JawaPos.com, Selasa (15/8).
Berdasarkan pengamatannya, hal itulah yang sekarang dilakukan pemerintah Singapura, Malaysia, Vietnam. Caranya yaitu dengan mulai perkenalkan hunian vertikal di daerah-daerah sekitar perguruan tinggi, sehingga mahasiswa dan anak muda di kampusnya disediakan asrama berupa rusun. Cara tersebut secara tidak sadar membiasakan mereka tinggal di apartemen atau rusun.
"Ini memang tidak tinggi-tinggi, enam lantai sampai delapan lantai, tetapi prinsip dasarnya mereka dibiasakan tinggal di hunian vertikal," kata Nirwono.
Kemudian, lanjutnya, tinggal di hunian vertikal akan merubah struktur sosial budaya. Mulai dari cara penggunaan air, mengolah sampah, menggunakan listrik, menjaga kebersihan, bahkan bertetangga.
"Nah ini yang memerlukan proses dimana justru dengan anak muda tadi secara tidak sadar dia dididik atau diedukasi untuk beradaptasi perubahan budaya," tutup dia.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
