Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Juli 2017 | 22.39 WIB

Jawa Timur Jadi Daerah Tertinggi Soal Pernikahan Anak 

Sekretaris Jenderal Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Dian Kartika Sari. - Image

Sekretaris Jenderal Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Dian Kartika Sari.

JawaPos.com - Jawa Timur menjadi provinsi yang paling tinggi mencatat angka perkawinan anak. Hal itu diungkap Sekretaris Jenderal Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Dian Kartika Sari.


"Yang tertinggi  di Jatim, sampai  35 persen dari jumlah perkawinan mereka. Jatim itu ekstrim," ujarnya saat ditemui di Restoran Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta, Minggu (23/7).


Bahkan kata dia, Madura yang menjadi bagian provinsi tersebut bukan hanya perkawinan anaknya yang tinggi, tapi perkawinan anak dengan poligami. "Anak-anak dikawin oleh satu orang laki-laki dan beberapa anak perempuan," mirisnya.


Selain di Jawa Timur, Jawa Barat menjadi provinsi kedua tertinggi angka pernikahan anak. Terutama di daerah pedesaannya. Disusul Jawa Tengah, Banten khususnya di daerah Lebak, Sulawesi Selatan,Kalimantan Selatan, Riau, Jambi, Bengkulu, dan Sulawesi Barat.


"Di Indonesia petanya, tidak ada satu pun kabupaten kota yang bebas dari perkawinan anak. Ini persoalan seluruh provinsi. Kita susahh memetakan berdasarkan jumlah perkawinan anak," sebutnya.


Dia menuturkan, sebagian besar perkawinan anak itu menjadi cara untuk melepas beban ekonomi. Juga, cara supaya si anak bisa jadi buruh migran karena tidak harus izin orang tua tapi setelah dia ditingal suaminya dia akan pergi sendiri.


"Jadi kompleksitas perkawinan anak ini besar sekali," pungkas Dian. 

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore