Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Desember 2016 | 21.18 WIB

Wabah "Om Telolet Om" Jadi Sarana Hiburan & Rekreasi Alternatif

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Fenomena "Om Telolet Om" kini tengah mewabah. Fenomena ini berawal dari aktivitas anak-anak di kawasan daerah, luar ibukota.



Pengamat Sosial Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati menilai mereka menemukan suara klakson bus antar kota yang dapat menjadi "hiburan" alternatif bagi mereka. Devie menyebut fenomena ini sebagai "rekreasi" gratis.



"Ketika rekreasi gratis ini kemudian di dokumentasikan melalui media sosial, fenomena ini kemudian dengan cepat merebut perhatian," kata Devie kepada JawaPos.com, Kamis (22/12).



Menurutnya memang media sosial diciptakan untuk selalu memiliki "dahaga" terhadap hal-hal yang unik. Produksi materi hiburan tidak lagi berpusat pada kelompok-kelompok formal seperti media, yang secara sistematis bekerja untuk melahirkan "sarana kreatif" bagi publik yang dapat dijadikan komoditas.



Ketika sebuah materi hiburan seperti "Om Telolet Om" ini kemudian "direproduksi" secara terus menerus oleh institusi lainnya (pemberitaan oleh media media utama, juga oleh pengguna media sosial lainnya), semakin memperluas jangkauan sebarannya. Maka tak terbendunglah "Om Telolet Om" menjadi sebuah paket hiburan alternatif seperti fenomena-fenomena populer lainnya.



"Fenomena seperti ini akan selalu siap "menghilang" digantikan produk-produk budaya populer lain di masa datang," tegas Devie. (cr1/JPG)

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore