
Photo
JawaPos.com - SE Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti tentang Penyebaran Kebencian di media sosial (medsos) menyulut respon negatif. Salah satunya, pengamat politik dan hukum Uchok Sky Khadafi.
Menurut dia, surat edaran polisi sudah mengekang kebebesan berpendapat di medsos. "Membungkam demokrasi," ujarnya, kemarin.
Padahal pendapat di medsos ini bagian dari proses kedewasaan rakyat. "Sejatinya, bukan sedang menyebar kebencian tapi saling kenal mengenal antara warga negara. Meski, berimbas pada saling serang menyerang," ucapnya.
Sayangnya, Uchok melanjutkan, imbas saling serang menyerang itu dijadikan kesempatan Polisi untuk cari muka kepada Presiden Jokowi.
Dia meminta, agar polisi tidak usah overakting mengeluarkan ancaman pada warga medsos. Apalagi, pendapatan atau pernyataan masih sebatas hal yang wajar.
Uchok meminta, agar SE segera dicabut. Sebab, itu juga melanggar hak asasi manusia. "Polisi sudah menjelma menjadi militerlistik yang menakutkan bagi masyarakat sipil," pungkasnya. (rka/JPG)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
