
Cuaca Menyengat, Lebih Berat dari Tahun Sebelumnya
JawaPos.com - Melaksanakan ibadah haji tahun ini diperkirakan lebih berat dari tiga musim kemarau belakangan (2013 dan 2014).
Selain keadaan musim yang berubah dengan cepat, kondisi jamaah tahun ini separuh lebih berrisiko tinggi, baik dari usia lanjut, maupun yang berpenyakit.
Bagaimana persiapan petugas dan jamaah menghadapi wukuf di Arafah, Mabit di Muzdalifah, dan mabit serta melempar jumrah di Mina? Berikut Laporan Jawa Pos.
Siang itu, 12 orang rombongan Amirulhaj yang dipimpin Menag Lukman Hakim Saifuddin dan pejabat Kemenag, blusukan ke Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina). Mereka ingin melihat langsung persiapan puncak haji 22 September lusa.
Menag tampak begitu ceriwis dan tidak mau begitu saja percaya penjelasan muassasah Makkah tentang fasilitas yang mereka sediakan. Maklum, sepertinya menag begitu ingin pelaksanaan puncak Armina bisa dilalui semua jamaah dengan baik dan nyaman.
"Haji ya wukuf," katanya.
Karena itu, Amirulhaj ingin memastikan fasilitas yang ada di ketiga tempat penting itu terpenuhi dengan baik. Saat itu, cuaca begitu menyengat, hanya ada kran di atas yang menyemburkan air seperti gerimis. Namun hanya di beberapa tempat saja.
"Karpetnya yang mana? Sudah diganti ya, lebih baik dari tahun lalu. Bukan hambal lagi. Tapi nanti dibersihkan lagi ya," kata Menag yang diiyakan ketua Muassasah Asia Tenggara Mohamed Amin Hasan Andergiri.
Ketika memeriksa toilet, menag juga langsung masuk dan mencoba kran satu per satu. "Ini bocor ni, minta diganti," ujarnya.
Ketua PPIH Arab Saudi Ahmad Dumyati Basori yang mendampingi menag pun langsung menyampaikan ke Hasan. "Ya, ya, nanti diperbaiki," jawab Hasan.
Kondisi perkemahan jamaah haji memang akan panas. Selain suhu udara diperkirakan mencapai 50 derajat Celcius. Kelembaban udara juga sangat minim. Saat ini, H-3 (kemarin) Armina, suhu di Makkah mencapai 44 derajat Celcius.
Karena itu kebutuhan AC diperlukan. Ketua Muassasah Asia Tenggara Mohamed Amin Hasan Andergiri mengatakan water cooler itu berbeda dengan penyejuk udara di Masjidil Haram.
"Kami akan tempatkan ini 60 buah di setiap maktab," kata Hasan. (edn/jpg)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
