
Sumur Ar-Rauha ditutup pengaman berupa jaring besi.
JawaPos.com - Banyak tempat bersejarah di Madinah yang jarang dikunjungi jamaah haji Indonesia. Padahal, tempat-tempat tersebut dianggap memiliki keterkaitan dengan kisah hidup Nabi Muhammad SAW. Salah satunya adalah sumur bernama Bir Ar-Rauha.
Bir (sumur) Ar-Rauha berada di kawasan Habt, sekitar 81 kilometer dari Masjid Nabawi, Madinah. Perjalanan ke sumur tersebut butuh waktu sekitar satu jam menggunakan mobil.
Ada beberapa versi sejarah yang terkait dengan sumur ini. Satu versi menyebutkan bahwa Nabi Muhammad dan pasukannya pernah beristirahat di sekitar sumur itu saat perang Badar. Waktu itu, warga setempat tidak ada yang berani mengambil air sumur itu karena beracun. Namun, Nabi bisa menetralisasi racun tersebut setelah berkumur dan meludahkannya ke dalam sumur. Versi lain menyebutkan bahwa Nabi dan pasukannya hanya lewat di lembah di kawasan tersebut.
Siang itu wartawan Jawa Pos mengunjungi Bir Ar-Rauha. Di depan lokasi terlihat dua pedagang. Satu orang menjual minyak yang diklaim mampu menyembuhkan gatal-gatal di kulit. Satunya lagi menjual madu.
Agak ke dalam, terlihat sumur yang berdiameter sekitar lima meter. Di atasnya ditutupi jaring besi. Itulah sumur Bir Ar-Rauha. Ada pipa yang menjulur ke dalam sumur. Kondisi Bir Ar-Rauha terlihat tidak terawat. Tembok dan dinding luar sumur dipenuhi coretan.
Di dekat sumur tersebut terdapat musala. Namun, kondisi musala juga kumuh. Tidak ada pintu. Hanya bangunan kotak yang diberi alas karpet penuh debu.
Menurut Nur Ahmed, jamaah haji India yang ditemui Jawa Pos di Bir Ar-Rauha, Nabi Muhammad pernah salat di musala tersebut. Karena itu, jamaah haji India sering berkunjung ke Bir Ar-Rauha.
Kisah mengenai sumur yang diberi racun, lalu diludahi oleh Nabi Muhammad, juga dibenarkan oleh Nur. "Jamaah haji dari negara kami percaya bahwa air sumur ini bisa menyembuhkan berbagai penyakit," katanya. Karena itu pula, tidak sedikit jamaah haji India yang menjadikan Bir Ar-Rauha sebagai destinasi wisata saat berhaji.
Di belakang musala tersebut terlihat kolam kecil berisi air. Rupanya kolam tersebut menjadi tempat minum unta. Karena itu, di sekitarnya terlihat banyak kotoran unta. Saking banyaknya, langkah kaki harus berhati-hati jika tidak ingin tidak menginjak kotoran unta.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
