
Ilustrasi bulan Zulkaidah, atau lebih dikenal dalam penanggalan Jawa sebagai bulan Selo. (Freepik)
JawaPos.com - Bagi masyarakat Jawa yang masih memegang teguh nilai-nilai tradisi dan kepercayaan leluhur, setiap bulan dalam kalender Jawa memiliki makna serta watak tersendiri.
Salah satu bulan yang cukup penting dan banyak dibahas dalam Primbon Jawa adalah bulan Zulkaidah, atau lebih dikenal dalam penanggalan Jawa sebagai bulan Selo.
Menurut penjelasan dari salah satu video mengenai di kanal Youtube Sabdaning Ratu, menurut Primbon Jawa, bulan Selo memiliki watak "kinasihan sulur", yang secara harfiah berarti dipenuhi rasa kasih sayang dan kepedulian, terutama dari keluarga dan sanak saudara.
Energi utama bulan Selo cenderung positif, membawa kedamaian, kelembutan hati, dan kehangatan hubungan antaranggota keluarga. Karena itulah, bulan ini sering dianggap sebagai waktu yang cocok untuk mempererat tali persaudaraan dan menyelesaikan konflik antarkerabat.
Selain itu, bayi yang lahir pada bulan Selo dipercaya memiliki watak "wanabaksana", yang artinya mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang pandai, bijaksana, dan memiliki daya tarik tersendiri dalam pergaulan. Watak ini juga membawa keberuntungan karena anak-anak ini dipercaya akan mendapatkan banyak dukungan dan kasih sayang dalam hidupnya.
Namun, meskipun bulan ini memiliki karakter lembut dan penuh kasih, tetap ada hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan kegiatan besar seperti pernikahan, pindah rumah, atau mendirikan bangunan. Penentuan hari baik tetap diperlukan agar hasil dari kegiatan tersebut sesuai harapan.
Sebagai penutup, bulan Zulkaidah atau bulan Selo dalam Primbon Jawa bukan sekadar penanda waktu, tetapi juga sarana untuk mengenal lebih dalam bagaimana energi alam dan waktu bisa mempengaruhi kehidupan manusia. Dengan memahami watak bulan ini, kita bisa lebih bijak dalam mengambil keputusan, terutama yang berhubungan dengan keluarga, rumah tangga, dan hubungan sosial.
Jadi, mari gunakan momen di bulan Selo ini untuk memperkuat ikatan kekeluargaan dan membawa kedamaian dalam lingkungan kita. Semoga hidup kita senantiasa diberikan rezeki dan keselamatan.
(*)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
