
Pesan dan Saran untuk Kelahiran Hari Kamis Menurut Primbon Agar Hidup Tenang dan Terarah (stockgiu/Freepik)
JawaPos.com - Hidup adalah perjalanan panjang yang penuh dengan dinamika. Dalam budaya Jawa, dikenal sebuah ilmu warisan leluhur bernama primbon yang berisi berbagai petunjuk kehidupan, termasuk mengenai siklus hidup berdasarkan hari lahir.
Bagi yang lahir pada hari Kamis, ada pola menarik yang bisa dijadikan bahan renungan, terutama saat memasuki usia paruh baya dan lanjut.
Menurut penjelasan pada salah satu video di kanal Youtube Sabdaning Ratu, setelah melewati masa keberuntungan di usia 36 hingga 47 tahun, menurut primbon Jawa, seseorang yang lahir pada hari Kamis akan masuk ke dalam masa ciloko atau masa celaka saat berusia 48 hingga 59 tahun. Masa ini dianggap cukup rawan karena berbagai risiko bisa saja muncul.
Oleh karena itu, disarankan untuk tidak melakukan aktivitas yang berisiko tinggi, serta lebih memilih kegiatan yang aman dan menenangkan. Intinya, jangan gegabah dalam mengambil keputusan, dan tetap dekat dengan doa agar selalu diberi keselamatan.
Memasuki usia 60 hingga 71 tahun, orang yang lahir hari Kamis akan kembali memasuki masa tuna (kehilangan), serupa dengan saat mereka berusia 12–23 tahun. Masa ini identik dengan kehilangan. Bisa kehilangan dalam bentuk materi, pekerjaan, kesehatan, bahkan orang terdekat.
Di usia ini, penting untuk menjaga keseimbangan batin, memperkuat mental, dan lebih banyak mendekatkan diri kepada Tuhan. Sebab, saat-saat seperti ini membutuhkan ketenangan dan kebijaksanaan dalam menyikapi setiap perubahan.
Setelah usia 71 tahun, primbon tidak lagi membagi secara rinci, karena setiap orang akan menjalani fase akhir kehidupannya dengan perjalanan yang sangat personal. Yang pasti, manusia tetap dianjurkan untuk terus berbuat baik, menjaga kesehatan, dan selalu bersyukur dalam keadaan apa pun.
Walaupun siklus kehidupan ini bersumber dari primbon Jawa dan bukan merupakan kebenaran mutlak, tidak ada salahnya kita menggunakannya sebagai cermin. Tujuannya bukan untuk membuat kita takut, tetapi agar lebih siap menghadapi perubahan-perubahan hidup.
Dengan bekal pengetahuan ini, kita bisa lebih tenang, lebih waspada, dan lebih berserah kepada Yang Maha Kuasa dalam setiap langkah kehidupan.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
