Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Februari 2025 | 01.52 WIB

Simak, Inilah Waktu-Waktu Terbaik untuk Menjalankan Puasa Sunnah di Bulan Sya’ban dan Keutamaannya

Ilustrasi orang berbuka puasa. (Dotshock) - Image

Ilustrasi orang berbuka puasa. (Dotshock)

JawaPos.com – Puasa merupakan ibadah yang penting dalam Islam. Ibadah ini dibagi menjadi dua jenis, yaitu puasa wajib dan puasa sunnah. Puasa wajib dilakukan pada bulan Ramadhan, sementara puasa sunnah dapat dilakukan kapan saja, kecuali pada waktu yang dilarang. 

Namun, di bulan Sya’ban, sebelum Ramadhan tiba, umat Islam sangat dianjurkan untuk memperbanyak puasa sunnah.

Rasulullah SAW diketahui sangat menyukai puasa di bulan Sya’ban, lebih daripada bulan lainnya, kecuali Ramadhan. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah r.a., yang mengatakan:

“Saya tidak pernah melihat Rasulullah SAW berpuasa sebulan penuh selain di bulan Ramadhan, dan tidak pernah beliau memperbanyak puasa dalam satu bulan selain Sya’ban.” (HR. Bukhari).

Waktu Terbaik untuk Puasa Sunnah di Bulan Sya’ban

Berikut adalah waktu terbaik untuk melakukan puasa sunnah di bulan Sya’ban yang dapat membawa keberkahan.

  1. Puasa selama sebulan penuh

Dalam sebuah riwayat, Aisyah RA menyatakan bahwa Rasulullah Muhammad SAW berpuasa hampir sebulan penuh di bulan Sya’ban. Hal ini membuktikan betapa istimewanya bulan ini bagi Rasulullah.

  1. Puasa di sebagian besar hari namun kurang dari sebulan

Ada juga riwayat yang menyebutkan bahwa meskipun Rasulullah SAW berpuasa hampir sepanjang bulan Sya’ban, ia juga kadang berbuka pada beberapa hari. Aisyah RA menyebutkan bahwa Rasulullah berpuasa sepanjang bulan Sya’ban, kecuali beberapa hari.

  1. Puasa hingga pertengahan bulan

Terdapat riwayat dari Abu Hurairah RA yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada puasa sunnah setelah pertengahan bulan Sya’ban hingga datangnya bulan Ramadhan." (HR. Ibnu Hibban).

  1. Puasa sehari atau dua hari saja

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imran bin Hushain, Rasulullah SAW bertanya kepada seorang pria apakah ia telah berpuasa pada penghujung bulan Sya’ban. Jika belum, Rasulullah menyarankan untuk berpuasa sehari atau dua hari sebelum memasuki bulan Ramadhan.

Keutamaan puasa sunnah di bulan Sya’ban

Walaupun tidak diwajibkan, berpuasa di bulan Sya’ban memiliki banyak keutamaan bagi umat Muslim. Berikut adalah beberapa manfaatnya:

  1. Mendapatkan syafaat Rasulullah SAW di hari kiamat

Puasa sunnah Sya’ban dianggap sebagai salah satu bentuk ibadah yang sangat disukai oleh Rasulullah SAW. Mereka yang melaksanakannya akan mendapatkan syafaat di hari kiamat.

  1. Dosa-dosa diampuni

Bulan Sya’ban, terutama malam Nisfu Sya’ban, merupakan waktu yang sangat baik untuk memohon ampunan. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh al-Baihaqi, pada malam Nisfu Sya’ban, Allah SWT memberikan ampunan kepada umat-Nya yang memohon ampunan dan meminta sesuatu.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore