
Ilustrasi orang yang sedang berdoa. (Freepik)
JawaPos.com – Kita mungkin merasa perlu untuk melafalkan doa tertentu dalam kehidupan sehari-hari untuk mengatasi gangguan dari jin atau makhluk halus yang tidak terlihat.
Menurut informasi dari laman lampung.nu.or.id, jin dapat mengganggu manusia dengan berbagai cara. Gangguan ini bisa terlihat secara langsung, seperti kesurupan, atau dalam bentuk gejala yang lebih halus.
Beberapa tanda yang sering muncul antara lain perasaan cemas, gelisah, malas beribadah, berbicara tidak jelas, serta mengalami sakit tanpa sebab yang jelas. Gejala-gejala ini bisa menjadi indikasi bahwa seseorang sedang terganggu oleh makhluk gaib.
Dalam sejarah Islam, terdapat kisah menarik mengenai pengalaman Nabi Muhammad dengan jin. Dikutip dari kemenag.go.id, suatu malam, Rasulullah didatangi oleh jin ifrit yang membawa obor api.
Dalam situasi tersebut, Rasulullah membaca beberapa ayat dari Alquran. Anehnya, jin tersebut justru semakin mendekat dan tidak menunjukkan reaksi apa pun.
Malaikat Jibril kemudian menawarkan kepada Rasulullah untuk mengajarkan beberapa kalimat yang dapat membuat jin tersebut tersungkur dan memadamkan obornya. Hal ini tercatat dalam hadis yang diriwayatkan oleh Malik, an-Nasa’i, dan ath-Thabrani.
Setelah menerima ajaran tersebut, Rasulullah saw melafalkan doa yang diberikan oleh Jibril. Seketika itu juga, jin ifrit jatuh tersungkur dan obornya padam.
Berikut adalah doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dan bisa diamalkan oleh siapa saja untuk mengusir jin.
أَعُوذُ بِوَجْهِ اللَّهِ الْكَرِيمِ، وَبِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بَرٌّ وَلَا فَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيهَا. وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي الْأَرْضِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا، وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ طَوَارِقِ اللَّيْلِ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلَّا طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَنُ
“A‘ûdzu biwajhillâhil karîm, wabikalimâtillâhit-tâmmâtil-latî lâ yujâwizuhunnâ barrun wa fâjirun, min syarri mâ yanzilu minas-samâ’i, wa min syarri ma ya‘ruju fîhâ, wa min syarri mâ dzara’a fil-ardhi, wamin syarri ma yakhruju minhâ, wa min syarri fitanil-laili wan-nahâri, wamin syarri thawâriqil-laili, wamin syarri kulli thâriqin illâ thâriqan yathruqu bi khairin, yâ rahmân.”
“Aku berlindung dengan dzat Allah yang maha mulia, dengan kalimat-kalimat-Nya yang sempurna, yang tidak ada orang baik dan juga orang durhaka yang melampuainya, dari keburukan yang turun dari langit dan keburukan apa pun yang naik ke langit; dari keburukan apa saja yang masuk ke bumi dan keburukan apa saja yang keluar dari bumi; dari keburukan fitnah-fitnah siang dan malam; dari keburukan petaka-petaka malam; dari keburukan setiap petaka yang datang, kecuali petaka yang datang membawa kebaikan, wahai Zat yang maha penyayang.”

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
