
13 lokasi berhantu di Jepang./Gatamagazine
JawaPos.Com- Jepang, sebagai salah satu negara tertua di dunia, memiliki ikatan spiritual yang mendalam serta kaya akan legenda dan cerita rakyat. Hal ini menjadi inspirasi bagi film horor internasional terkenal seperti "Ringu" dan "Ju-on".
Meskipun kepercayaan terhadap agama di Jepang tidak begitu dominan, kewaspadaan terhadap hal-hal spiritual tetap ada. Ini terlihat dari berbagai tindakan pencegahan yang dilakukan, seperti pembersihan kuil dan penolakan untuk tinggal di rumah yang pernah menjadi lokasi kematian.
Bagi kaum muda di Jepang, terlepas dari keyakinan yang mereka anut, sering melakukan uji keberanian dengan mengunjungi tempat-tempat angker.
Melalui laman Gatamagazine pada Rabu, (25/9), artikel ini mengumpulkan 13 lokasi paling berhantu di Jepang, yang menjadi saksi bisu dari berbagai tragedi mengerikan.
1. TAMBANG BATUBARA YUUBETSU
Tambang batubara Yuubetsu dan jalur keretanya dibuka pada tahun 1923, dan pada tahun 1967 menjadi salah satu kota penghasil batubara terbesar di negara ini, mendorong industri Jepang ke depan.
Kota ini pernah dihuni sekitar 15.000 orang dan dilengkapi dengan segala kebutuhan warga seperti rumah sakit, sekolah, dan bahkan teater.
Namun, berbagai bencana menimpa para penambang dan penduduk kota, mulai dari ledakan gas, longsor, runtuhnya tambang, dan akhirnya wabah penyakit usus parasit disentri.
Selama masa kejayaannya, tambang-tambang ini menelan sekitar 187 korban jiwa dalam 47 tahun beroperasi. Pada akhirnya, desa ini ditutup pada tahun 1970 dan semua penghuninya pergi.
Desa yang dulunya makmur kini menjadi kota hantu. Konon, tempat paling berhantu di tambang batubara Yuubetsu adalah rumah sakitnya, yang dikatakan memiliki energi spiritual terkuat dan paling menyiksa, dengan suara teriakan wanita atau langkah kaki yang dapat terdengar di mana-mana.
2. SEKOLAH BERBENTUK LINGKARAN: SEKOLAH DASAR NUMAHIGASHI
Sekolah berbentuk lingkaran ini dibangun pada tahun 1906 sebagai sekolah untuk anak-anak tambang batubara Mitsubishi Bibai.
Pada tahun 1974, sekolah ini ditutup karena alasan yang tidak jelas. Rumor mengatakan bahwa seorang murid perempuan tiba-tiba menghilang saat istirahat, dan dia tidak pernah ditemukan lagi.
Konon, sekarang roh gadis itu masih ada di sekitar sekolah dengan tas punggungnya yang berwarna merah, dan banyak orang yang mengklaim mendengar tawa dari hutan di dekatnya.
Bahkan seorang cenayang yang datang untuk membebaskan roh gadis itu harus lari karena begitu banyaknya energi negatif yang terpancar dari sana.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
