
Ilustrasi hubungan perempuan dan laki-laki dalam sebuah pernikahan.
JawaPos.com - Dewasa ini sebagian orang membahas kesetaraan perempuan dan laki-laki dalam suatu hubungan yang dapat dinilai dari segi status sosial, pendidikan, maupun keuangan.
Mengutip dari laman Artikel IBCWE, dalam budaya patriarki yang masih mengakar kuat di beberapa lapisan masyarakat Indonesia, seringkali menganggap bahwa dalam sebuah pernikahan, suami "harusnya" memiliki status pekerjaan lebih tinggi dibandingkan istri.
Sebuah survey yang dilakukan Harvard Business Review menemukan bahwa perempuan sebagai istri yang memiliki status sosial lebih tinggi, maka laki-lakinya akan merasa kesal dan malu sehingga berdampak negatif pada hubungan pernikahan.
Perlu diingat bahwa keharmonisan hubungan pernikahan tergantung dari usaha kedua belah pihak baik perempuan atau laki-laki, kerukunan ini bisa diwujudkan karena suami istri bukan dibebankan pada salah satu pihak.
Stigma ini cukup melekat di pemikiran masyarakat, sehingga akan mematahkan dan merendahkan harga diri laki-laki jika ia tak sanggup untuk menaikkan statusnya agar layak menjadi suami.
Melansir dari laman Artikel Aisyiyah, terdapat 5 hal yang menunjukkan kesetaraan perempuan dan laki-laki dalam suatu hubungan pernikahan menurut pandangan Islam, diantaranya :
1. Perempuan dan Laki-Laki Sama-Sama Sebagai Hamba Allah
Keduanya memiliki posisi yang sama dihadapan Allah SWT dan memiliki fungsi ibadah, sesuatu yang membedakan manusia dihadapan Allah SWT hanyalah tingkat keimanan, ketakwaan, dan amal salihnya bukan dari gender.
2. Perempuan dan Laki-Laki Bisa Menjadi Pemimpin
Perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan dan wewenang yang sama untuk menjalankan fungsi dalam mengelola, memakmurkan dunia, dan memimpin sesuai dengan potensi yang dimiliki.
3. Adam dan Hawa Sebagai Aktor dalam Kisah Al-Quran Tentang Penciptaan Manusia
Seperti yang diketahui bahwa manusia yang awal diciptakan adalah Adam dan Hawa yakni mereka juga sepasang laki-laki dan perempuan.
Seluruh ayat tentang kisah Adam dan Hawa sejak di surga hingga turun ke bumi menggunakan kata ganti mereka berdua (huma) yang melibatkan secara bersama-sama, artinya bahwa Allah tak membedakan dari segi jenis kelamin.
4. Perempuan dan Laki-Laki Bisa Meraih Prestasi dan Kesuksesan
Islam tidak mengajarkan untuk memandang hidup dengan penuh pesimisme, sebab Allah SWT melarang orang yang beriman baik perempuan atau laki-laki untuk berputus asa dari rahmat Allah SWT.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
