Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 Agustus 2024 | 21.47 WIB

5 Hal yang Menunjukkan Kesetaraan Perempuan dan Laki-Laki dalam Suatu Hubungan Pernikahan Menurut Pandangan Islam, Apa Saja?

Ilustrasi hubungan perempuan dan laki-laki dalam sebuah pernikahan. - Image

Ilustrasi hubungan perempuan dan laki-laki dalam sebuah pernikahan.

JawaPos.com - Dewasa ini sebagian orang membahas kesetaraan perempuan dan laki-laki dalam suatu hubungan yang dapat dinilai dari segi status sosial, pendidikan, maupun keuangan.

Mengutip dari laman Artikel IBCWE, dalam budaya patriarki yang masih mengakar kuat di beberapa lapisan masyarakat Indonesia, seringkali menganggap bahwa dalam sebuah pernikahan, suami "harusnya" memiliki status pekerjaan lebih tinggi dibandingkan istri.

Sebuah survey yang dilakukan Harvard Business Review menemukan bahwa perempuan sebagai istri yang memiliki status sosial lebih tinggi, maka laki-lakinya akan merasa kesal dan malu sehingga berdampak negatif pada hubungan pernikahan.

Perlu diingat bahwa keharmonisan hubungan pernikahan tergantung dari usaha kedua belah pihak baik perempuan atau laki-laki, kerukunan ini bisa diwujudkan karena suami istri bukan dibebankan pada salah satu pihak.

Stigma ini cukup melekat di pemikiran masyarakat, sehingga akan mematahkan dan merendahkan harga diri laki-laki jika ia tak sanggup untuk menaikkan statusnya agar layak menjadi suami.

Melansir dari laman Artikel Aisyiyah, terdapat 5 hal yang menunjukkan kesetaraan perempuan dan laki-laki dalam suatu hubungan pernikahan menurut pandangan Islam, diantaranya :

1. Perempuan dan Laki-Laki Sama-Sama Sebagai Hamba Allah

Keduanya memiliki posisi yang sama dihadapan Allah SWT dan memiliki fungsi ibadah, sesuatu yang membedakan manusia dihadapan Allah SWT hanyalah tingkat keimanan, ketakwaan, dan amal salihnya bukan dari gender.

2. Perempuan dan Laki-Laki Bisa Menjadi Pemimpin

Perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan dan wewenang yang sama untuk menjalankan fungsi dalam mengelola, memakmurkan dunia, dan memimpin sesuai dengan potensi yang dimiliki.

3. Adam dan Hawa Sebagai Aktor dalam Kisah Al-Quran Tentang Penciptaan Manusia

Seperti yang diketahui bahwa manusia yang awal diciptakan adalah Adam dan Hawa yakni mereka juga sepasang laki-laki dan perempuan.

Seluruh ayat tentang kisah Adam dan Hawa sejak di surga hingga turun ke bumi menggunakan kata ganti mereka berdua (huma) yang melibatkan secara bersama-sama, artinya bahwa Allah tak membedakan dari segi jenis kelamin.

4. Perempuan dan Laki-Laki Bisa Meraih Prestasi dan Kesuksesan

Islam tidak mengajarkan untuk memandang hidup dengan penuh pesimisme, sebab Allah SWT melarang orang yang beriman baik perempuan atau laki-laki untuk berputus asa dari rahmat Allah SWT.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore