Potret pelaksanaan ibadah kurban. / Sumber foto : (Freepik.com/freepik)
JawaPos.com - Ibadah kurban merupakan salah satu amalan yang paling dicintai oleh Allah SWT ketika seluruh umat muslim merayakan Hari Idul Adha yang dilaksanakan pada 10 Dzulhijjah.
Ibadah kurban memiliki sejarah yang bermakna bagi umat muslim, yakni dari kisah Nabi Ibrahim AS ketika diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyembelih putranya yaitu Nabi Ismail AS.
Dikutip dari laman Amal Qurban, arti kurban secara harfiah adalah binatang sembelihan, seperti unta, sapi, kerbau, dan kambing yang disembelih pada hari raya Idul Adha dan hari tasyriq sebagai bentuk taqarrub atau mendekatkan diri kepada Allah.
Oleh karenanya, jika umat muslim memiliki kelebihan harta maka diutamakan untuk melaksanakan ibadah kurban sesuai dengan syariat-syariat yang telah ditentukan.
Dilansir dari laman Artikel Universitas Muhammadiyah Surabaya, terdapat 2 makna ibadah kurban yang terangkum pada 2 dimensi, diantaranya adalah.
Baca Juga: Dikirim Sampai ke Gaza, Potensi Hewan Kurban di Indonesia Tembus Rp 30 Triliun
1. Dimensi Spiritual
Seorang hamba yang berkurban haruslah melepaskan dirinya dari dari perasaan egois, cinta terhadap dunia, dan merelakan sebagiann harta yang diberikan Allah SWT untuk disedekahkan di jalan-Nya.
2. Dimensi Sosial
Seorang hamba yang menyebarkan kebaikannya pada seluruh umat manusia, tak membedakan dari segi apapun khususnya bagi mereka yang tidak mampu. Sehingga terlatih untuk menjadi lebih peka terhadap kondisi orang yang membutuhkan.
Banyak kebaikan lainnya yang terdapat pada pelaksanaan ibadah kurban, orang tidak mampu bisa merasakan kenikmatan dari daging kurban yang kaya akan gizi serta manfaat.
Bagi pelaksana ibadah kurbannya sendiri dapat belajar keadilan untuk membagi daging kurban, serta menyadari bahwa semua hal yang dimiliki di dunia ini semata-mata milik Allah dan akan kembali kepada-Nya.
Rasa cinta terhadap dunia seringkali membuat seorang hamba lupa untuk melihat kesulitan orang sekelilingnya, melalaian ibadah kepada Allah, serta terlalu sibuk mengurusi harta.
Seluruh manusia akan diminta pertanggungjawaban atas seluruh harta yang dimiliki di dunia.
Jika semua dialokasikan untuk amal ibadah dan berjuang di jalan Allah maka akan membawa dalam keberkahan dan pahala di akhirat nanti.
***

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
