Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 November 2023 | 16.35 WIB

Bunga Bangkai Kembali di Temukan! Kali Ini, Tumbuhan Itu Ditemukan di Pekarangan Rumah Warga Depok

Bunga bangkai yang tumbuh dan ditemukan di pekarangan rumah warga, di Jalan Makam RT2/7, Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan (Aldy Rama ) - Image

Bunga bangkai yang tumbuh dan ditemukan di pekarangan rumah warga, di Jalan Makam RT2/7, Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan (Aldy Rama )

JawaPos.com - Bunga bangkai yang biasanya tumbuh di kawasan hutan tropis, kembali ditemukan di tengah-tengah pemukiman warga. Kali ini, tumbuhan itu ditemukan di Kota Depok.

Dikutip dari Radar Depok (JawaPos Grup) pada Rabu (22/11), tanaman tersebut tumbuh di pekarangan rumah warga RT 2/7 Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.

Keberadaan bunga bangkai mulai diketahui sesaat setelah terciumnya bau busuk di sekitar lokasi tumbuhnya tanaman tersebut.

Diketahui, temuan bunga bangkai ini sempat membuat kerumunan warga sekitar heboh, lantaran tumbuhan ini baru pertama kalinya ditemukan di wilayah tersebut.

Tanaman dari kingdom plantae dan genus amorphophallus yang tumbuh di pekarangan warga itu memiliki tinggi sekitar 70 centimeter.

Viralnya berita penemuan bunga bangkai ini, berawal dari momen yang dibagikan oleh salah satu warga bernama Suryadi melalui platform media sosial Facebook.

Suryadi membagikan pengalamannya saat pertama kali menemukan tumbuhan yang disebut bunga bangkai itu ketika sedang sedang melintasi Jalan Makam RT 2/7.

Ditengah perjalanan, Suryadi merasa penasaran dengan apa yang dilihatnya. Ia pun mendekat dan mengakui bahwa yang ia lihat adalah bunga bangkai.

Tak disangka, momen yang diabadikan Suryadi itu mendadak menjadi ramai hingga mengundang rasa penasaran warganet dan warga sekitar.

Setelah itu, mulai banyak masyarakat yang berbondong-bondong untuk dapat melihat bunga bangkai itu.

Melihat fenomena yang terjadi, pihak setempat akhirnya membuat pagar pembatas, agar kerumunan warga tidak merusak bunga bangkai tersebut.

“Karena banyak warga yang penasaran dan dikhawatirkan rasa penasaran itu dapat merusak bunga tersebut, akhirnya dibuat pagar pembatas, supaya temuan bunga langka ini tidak cepat rusak,” terang Suryadi yang dikutip Radar Depok (JawaPos Grup).

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore