Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Desember 2016 | 00.36 WIB

Ini Kebutuhan Mendesak di Gempa Aceh

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB , Sutopo Purwo Nugroho - Image

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB , Sutopo Purwo Nugroho

JawaPos.com - Gempa bumi berkekuatan 6,4 SR mengcuncang di Pidie Jaya, Aceh sekira pukul 05.03, pada Rabu (7/12). Hingga kini, tercatat 52 orang dinyatakan meninggal dunia.



Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, saat ini sudah ada bantuan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten.



Bantuan tersebut terdiri dari 500 paket family kid, 500 paket hygiene kid, 1000 lembar selimut, 200 kantong mayat, 50 rompi, dan 500 terpalin.



"Bantuan itu sudah diberikan dalam upaya membantu korban," ujar Sutopo di Kantor BNPB, Jalan Raya Pramuka, Jakarta, Rabu (7/12).



Sementara tutur Sutopo adapun kebutuhan mendesak yang masih sangat kurang, adalah tenaga medis, obat-obatan, peralatan kesehatan, makanan siap saji, dan alat berat untuk melakukan evakuasi.



"Untuk keperluan evakuasi dan makanan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak," katanya.



Sekadar informasi data terakhir dari Pusdalops BNPB pukul 13.10 WIB, korban jiwa meninggal dunia akibat reruntuhan di Kabupaten Pidie Jaya sebanyak 50 orang dan masih dalam proses pendataan. Korban luka 70 orang luka berat, dan 122 orang luka ringan.



Sementara korban meninggal di Kabupaten Bireun yaitu dua orang, tiga orang luka berat, 78 orang luka-lika dan 10 ribu santri terdampak akibat gempa tersebut.



Kemudian lokasi yang mengalami kerusakan materil cukup parah berada di Kabupaten Pidie Jaya, yaitu 105 unit ruko roboh, beberapa tiang listrik roboh, beberapa ruas jalan rusak (retak), 86 unit rumah rusak berat, 13 unit bagunan masjid roboh, satu unit gedung STAI Al-Azziziyah roboh, satu unit bangunan toserba roboh, dan satu unit bagunan RSUD Pidie rusak berat.



Sedangkan di Kabupaten Bireun kerusakan yang terjadi yaitu, dua unit rumah roboh dan satu unit masjid ropoh, satu init bangunan STAI Al-Azziziyah roboh dan 35 unit rumah rusak berat.



Lokasi gempa berada di 18 km Timur Laut Kabupaten Pidie Jaya, 34 km Barat Laut Kabupaten Bireun, 48 km Timur Laut Kabupaten Pidie, 121 km Tenggara Banda Aceh dan 1716 km Barat Laut Jakarta.



Kedalaman gempa 10 km, lokasi gempa berada pada 5,19 LU - 93,36 BT, dan gempa itu tidak berpotensi tsunami.(cr2/JPG).

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore