
Ilustrasi anak perempuan bermain game dengan ayahnya. (Freepik)
JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tengah menelusuri temuan ketidaksesuaian antara klasifikasi usia dan isi konten pada sejumlah game yang beredar di platform Steam di Indonesia.
Kondisi ini dinilai berpotensi membingungkan orang tua dalam menentukan apakah suatu konten digital layak dikonsumsi oleh anak-anak.
Sebagai langkah lanjutan, Kemkomdigi melakukan investigasi menyeluruh, baik terhadap sistem klasifikasi yang digunakan oleh platform maupun dari sisi pengembang game sebagai penyedia konten.
Pendekatan ini diambil agar akar permasalahan dapat dipahami secara komprehensif, mulai dari tahap produksi, penilaian, hingga distribusi konten.
Dalam proses pendalaman tersebut, Kemkomdigi juga menjalin komunikasi intensif dengan pihak Steam untuk mempercepat klarifikasi serta memahami lebih jauh sistem klasifikasi yang diterapkan.
Kedua pihak turut menelusuri konten yang dianggap tidak selaras antara rating dan isi, termasuk menentukan langkah penyesuaian yang diperlukan.
Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Ditjen Ekosistem Digital, Sonny Hendra Sudaryana, menegaskan bahwa klasifikasi usia merupakan instrumen krusial dalam perlindungan konsumen, khususnya anak dan remaja.
“Tujuan utama penerapan Indonesia Game Rating System (IGRS) adalah memberi pegangan yang jelas bagi orang tua agar anak bermain sesuai dengan usianya,” jelasnya di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Selasa (7/4).
Sonny menambahkan, hadirnya regulasi terkait klasifikasi usia game menjadi terobosan penting di masa pemerintahan saat ini.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
