
Ilustrasi rating game di platform distribusi game, Steam. (Istimewa).
JawaPos.com - Penerapan Indonesia Game Rating System (IGRS) yang mulai diwajibkan pada 2026 memicu gelombang kritik di kalangan gamer Indonesia. Topik tersebut baru-baru ini ramai diperbincangkan di media sosial, khususnya X dan Facebook komunitas gamer.
Alih-alih menjadi sistem perlindungan yang jelas dan edukatif, implementasi awalnya, terutama di platform Steam, dinilai kacau balau. Tidak konsisten, dan berpotensi membatasi akses terhadap game global.
Di media sosial, diskusi soal IGRS berkembang dengan sangat cepat. Banyak pemain hingga pengembang game mempertanyakan kesiapan sistem ini, terutama setelah muncul berbagai contoh rating yang dinilai tidak masuk akal.
Sistem Resmi, Implementasi Dipertanyakan
IGRS merupakan standar klasifikasi usia game yang dikelola oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Sistem ini bertujuan memberikan panduan kepada pemain dan orang tua melalui kategori usia:
- IGRS 3+ (hijau)
- IGRS 7+ (hijau)
- IGRS 13+ (biru)
- IGRS 15+ (biru)
- IGRS 18+ (merah)
Selain itu, pemerintah juga dapat memberikan label Refused Classification (RC) bagi game yang dianggap tidak layak edar di Indonesia.
Buat yang belum tahu, secara regulasi, aturan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Kominfo Nomor 2 Tahun 2024. Semua game yang beredar di Indonesia wajib mengikuti klasifikasi tersebut.
Namun, di lapangan, implementasi awal justru memperlihatkan berbagai kejanggalan.
Kontroversi mencuat setelah penerapan IGRS di Steam pada awal April. Gamer menemukan banyak game yang mendapatkan klasifikasi usia yang tidak sesuai dengan kontennya.
Kasus yang paling ramai dibahas adalah Upin & Ipin Universe, game berbasis serial anak-anak yang justru diberi label IGRS 18+. Padahal di pasar global, game ini dikategorikan untuk semua umur.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
