
PMCC 2025 buka jalur lain atlet esport di Indonesia untuk mendapatkan prestasi. (Istimewa)
JawaPos.com-Esports saat ini semakin mengukuhkan diri sebagai cabang olahraga prestasi yang kian diperhitungkan di Indonesia. Sejak 10 tahun terakhir, esport mulai diakui dan diterima sebagai olahraga prestasi.
Buktinya, sudah sering terselenggara turnamen atau kompetisi esport baik berkala nasional atau internasional di Indonesia. Kompetisi tersebut juga melahirkan banyak atlet baru.
Tren itu juga kembali terlihat lewat PUBG MOBILE Campus Challenge (PMCC) 2025 Indonesia, turnamen esports kampus terbesar yang kini resmi digelar dengan total hadiah mencapai Rp 157 juta.
Ajang ini menghadirkan sistem baru berupa Offline Campus Qualifier di 40 perguruan tinggi. Termasuk enam kampus besar seperti Telkom University, Institut Pertanian Bogor (IPB), hingga Universitas Diponegoro (UNDIP).
Selain kompetisi, mahasiswa juga mendapat akses seminar mengenai perkembangan industri esports, peluang karir, hingga sesi berbagi pengalaman dari pelaku industri.
PMCC tak hanya menjadi arena kompetisi mahasiswa, tetapi juga pintu masuk menuju jenjang profesional. Contoh nyata datang dari Fratini "Moana" Antonioli Sheve Paat, yang memulai kiprah lewat PMCC 2024 bersama tim STIE Pioneer Manado.
Karirnya melesat hingga bergabung dengan Alter Ego Ares dan tampil di turnamen dunia PUBG MOBILE World Cup 2025 di Riyadh, Arab Saudi.
Kisah Moana menjadi bukti bahwa esports dapat menjadi jalan karir yang menjanjikan, bukan sekadar hiburan. Industri ini bahkan telah melahirkan perusahaan besar dan membuka lapangan kerja baru di bidang teknologi, manajemen tim, hingga industri kreatif.
Sejak pertama digelar pada 2019, PMCC telah menjadi wadah lahirnya talenta baru. Menurut Agung Chaniago, Country Manager Level Infinite Indonesia, ajang ini tidak hanya soal kompetisi.
"Tetapi juga menanamkan nilai sportivitas dan membuka peluang bagi generasi muda untuk berkiprah di panggung nasional hingga internasional," kata Agung di Jakarta, Senin (8/9).
Senada, Anthoni Roderick, PR Manager Tecno Indonesia, menilai mahasiswa sebagai generasi dengan kreativitas tanpa batas. Lewat esports, mereka bisa menyalurkan energi positif sekaligus mengembangkan diri dalam industri global yang terus tumbuh pesat.
- Registrasi Open Qualifier: 18 Agustus – 21 September
- Offline Campus Qualifier: 21 Agustus – 28 September
- Open Qualifier: 26 – 28 September
- Online Playoffs: 4 – 5 Oktober
- Grand Finals: 10 – 12 Oktober
Dengan ekosistem yang semakin mapan, PMCC 2025 menegaskan bahwa esports di Indonesia tidak lagi sekadar tren, melainkan jalur prestasi yang mampu mengantarkan generasi muda menuju panggung dunia.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
