Poster videogame Spiritfarer karya Thunder Lotus (Steam)
JawaPos.com - Buat kalian yang bosan dengan video game yang sering dipenuhi oleh aksi, kompetisi, dan kekerasan. Kalian harus mencoba Spiritfarer. Dalam game yang dirilis oleh Thunder Lotus Games pada Agustus 2020 ini, kita bakal disuguhkan tentang menghargai momen, melepaskan dengan lapang dada dan mencintai sepenuh hati.
Pemain berperan sebagai Stella, seorang "penjaga jiwa", yang membangun dan mengelola kapal untuk mengantar roh-roh menuju akhir perjalanan mereka. Alih-alih aksi cepat atau peperangan, perjalanan ini mengajak kita merenung tentang kasih, penyesalan, dan arti melepaskan.
Bersama kucing kesayangannya, Daffodil, Stella mengelola kapal yang menjadi rumah sementara bagi roh-roh tersebut. Disinilah letak kekuatan naratif Spiritfarer: setiap jiwa yang datang memiliki cerita, luka, cinta, dan penyesalan mereka sendiri.
Setiap pertemuan dalam game ini berujung pada sebuah perpisahan. Namun, tidak ada yang terasa tergesa atau menyakitkan. Disini kita diajarkan bahwa kematian bukanlah akhir yang menakutkan, tetapi proses alami yang dapat dihadapi dengan kelembutan.
Interaksi dengan karakter-karakter ini sering kali menyentuh perasaan terdalam pemain, membuat kita merenungkan hubungan, waktu, dan bagaimana kita menghadapi kehilangan dalam kehidupan nyata.
Spiritfare merayakan konsep melepaskan sebagai proses alami dan penuh makna. Setiap roh yang ditemui membawa cerita unik, seperti penyesalan masa lalu yang perlu dihadapi, cinta atau persahabatan yang tertunda serta harapan untuk menemukan kedamaian sebelum menghilang selamanya.
Melalui tugas sederhana, mulai dari memasak hidangan favorit, mendengarkan keluh kesah, atau membangun kenangan bersama. Kita diajak belajar bahwa melepaskan bisa menjadi bentuk cinta terbesar.
Keberhasilan dalam perjalanan ini juga tidak diukur lewat skor, melainkan dilihat dari kedekatan dan kehangatan hubungan yang terjalin sebelum perpisahan.
Dibalut dengan visual bergaya gambar tangan yang terasa organik dan lembut. Setiap goresan tampak seperti karya seni hidup, menghadirkan suasana damai sekaligus menyiratkan sentuhan melankolis yang halus.
Keindahan ini mengundang pemain untuk tenggelam dalam tiap detail, seolah sedang menikmati lukisan bergerak yang penuh makna.
Latar pulau-pulaunya dibentuk dengan palet pastel yang menenangkan. Warna-warna lembut berpadu membentuk hamparan daratan dan lautan, menciptakan kontras yang memikat antara ketenangan dan kesendirian.
Setiap pulau menawarkan pemandangan unik, dari hutan lembut hingga pantai berpasir perak, memancing rasa ingin tahu tanpa menegangkan.
Animasi karakter roh di Spiritfarer menyampaikan emosi secara ekspresif tanpa terasa berlebihan. Gerak bibir dan gestur tubuh mereka begitu halus, seolah menyuarakan kisah hidup yang terpendam.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
