
JAGA EKSTRA: Sejak pengalaman tertular ringworm dari Kola, Agustin Setyo Wardani kini ekstra menjaga kucing kesayangannya itu. (FOTO: DOKUMENTASI AGUSTIN SETYO WARDANI)
Infeksi jamur atau yang sering juga disebut ringworm merupakan penyakit yang paling sering menjangkiti kucing. Yang perlu perhatian lebih, penyakit ini berisiko menular kepada pawrent.
KONDISI tersebut sempat terjadi pada Kola, 4, dan pawrent-nya, Agustin Setyo Wardani, sekitar awal tahun lalu. Agustin merasakan gatal disertai panas di tangannya. Mulanya, dia tak curiga apa pun jika gatal yang dirasakannya itu merupakan ringworm yang ditularkan kucing ras Persia kesayangannya. ”Karena di tubuh Kola nggak kelihatan (gejala, Red), cuma bulunya memang agak rontok waktu itu,” kenangnya kepada Jawa Pos, Rabu (1/1).
Karena tak kunjung sembuh, perempuan berkacamata itu pun mulai menelusuri penyebab rasa gatalnya. Dia mulai curiga pada Kola yang kerap menggaruk tubuhnya. Bulu Kola yang lebat dan panjang ternyata mengamuflase gejala ringworm yang muncul.
Agustin pun gerak cepat dengan membawa Kola ke vet. Kecurigaannya dipertegas hasil diagnosis dokter. Parahnya, ringworm sudah menjangkiti seluruh badan Kola. Untuk mempermudah proses pengobatan, dokter memutuskan agar seluruh bulu Kola dicukur. Bahkan, sampai bagian kaki dan ekor. ”Pas dibotaki, si Kola ya marah. Berontak, tapi kan memang karena infeksi jamurnya parah banget,” tuturnya.
Melihat kondisi Kola yang cukup parah, dia sempat khawatir proses penyembuhannya akan memakan waktu lama. Termasuk risiko menularkan penyakit tersebut kepada penghuni di rumah. Tangisnya pun sempat pecah saat melihat kucing yang diadopsinya pada 2020 silam itu jadi pendiam. Seperti sedang stres atas kondisi yang dialaminya.
Apalagi, lanjut dia, proses pengobatan Kola dari ringworm itu cukup sulit. Setelah dibotaki, Kola harus diolesi salep dan minum obat sehari dua kali. Kemudian, seminggu sekali harus ke dokter untuk kontrol.
JAGA EKSTRA: Sejak pengalaman tertular ringworm dari Kola, Agustin Setyo Wardani kini ekstra menjaga kucing kesayangannya itu. (FOTO: DOKUMENTASI AGUSTIN SETYO WARDANI)
Kola mendapat suntikan obat untuk mempercepat proses penyembuhannya. Proses itu harus mereka jalani bersama selama berbulan-bulan hingga akhirnya Kola benar-benar sembuh.
”Makanya pas sudah sembuh sekarang, Kola benar-benar nggak boleh keluar rumah sama sekali,” katanya. Dia curiga, awal mula Kola terpapar jamur lantaran si kucing cuek itu hobi keluar rumah dan berada di bawah mobil sejak mereka pindahan. Di area tersebut terdapat aliran air buangan AC sehingga cenderung lembap dan berpotensi muncul jamur.
Kini bulu-bulu Kola mulai tumbuh kembali. Akan tetapi, muncul rasa kaget saat bulu-bulu tersebut memanjang. Warnanya tak lagi hitam pekat seperti sebelumnya. Awal tumbuh, bulu Kola cenderung abu-abu lalu muncul warna hitam, tapi tidak dominan seperti sebelumnya. ”Orang yang pernah tahu Kola sebelumnya pasti bilang, ’Kok kamu jadi abu-abu?’,” ungkap Agustin.
Namun, hal itu tak jadi masalah buat Agustin. Toh, jika diamati detail, sebelumnya pun warna bulu Kola perpaduan antara hitam, abu-abu, dan cokelat. Jadi, tidak benar-benar berubah bimsalabim.
”Pokoknya selama Kola sehat, doyan makan, dan aktif main, kayaknya nggak perlu ada yang dikhawatirin,” tuturnya. Selain itu, perubahan warna toh juga enggak bikin si pencinta mainan lidi-lidian tersebut minder atau berubah sifat. Ia tetap kucing yang cuek dan antikamera, hehehe. (mia/c6/nor)
Baca Juga: Ingin Berlibur dengan Anabul? Ini Saran-Saran dari Ahli untuk Persiapan Perjalanan Udara dan Darat
---
SERBA-SERBI RINGWORM

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
