: Deus Ex: Mankind Divided, Salah Satu Game yang Dikembangkan oleh Eidos Montreal. Beberapa Karyawan Studio Tersebut Kini Terkena PHK./Sumber :Eidos Montreal
JawaPos.com – Perusahaan asal Swedia yang menaungi beberapa studio game terkemuka yakni Embracer baru-baru ini umumkan kabar mengejutkan.
Mereka memutuskan untuk melakukan PHK pada beberapa karyawan yang bekerja pada Eidos Montreal, satu dari beberapa studio game yang dinaungi oleh Embracer Group.
Kabar tersebut disampaikan oleh Eidos Montreal melalui akun resmi mereka di media sosial X (@EidosMontreal) pada Selasa (30/1) dinihari.
“Selama 17 tahun terakhir kami mengembangkan produk-produk video game yang mendapat banyak apresiasi dan dicintai oleh para penggemar,” tulis mereka membuka pernyataan tersebut.
Eidos Montreal menyebut bahwa keputusan yang diambil oleh Embracer Group merupakan salah satu bentuk ‘perubahan ekonomi global’ yang berdampak pada studio mereka.
“Keputusan tersebut membuat kami harus melepaskan 97 orang tenaga kerja yang terdiri dari tim pengembang, administrasi dan pusat bantuan,” tulis perusahaan yang membuat game Tomb Raider itu.
Studio game tersebut tetap berkomitmen untuk mengembangkan produk-produk video game baru yang akan disukai oleh gamers di masa yang akan datang.
Baca Juga: Kontroversi Kartu Merah, Klasifikasi Selebrasi Aymen Hussein Berdasarkan Law of The Game IFAB
Dilansir dari The Verge, Embracer Group membeli studio game tersebut pada tahun 2022 lalu dari Square Enix.
Saat itu, perusahaan asal Swedia itu dikabarkan harus merogoh kocek sebesar USD 300 juta atau setara dengan Rp 4,7 triliun bila dihitung dengan kurs Rp 15.811.
Dari pembelian tersebut, mereka mendapatkan tiga studio game sekaligus yakni Crystal Dynamics, Eidos Montreal dan Square Enix Montreal yang memiliki 1.100 karyawan di delapan wilayah berbeda.
Selain itu Embracer Group juga mendapatkan hak untuk memiliki beberapa lisensi game ternama seperti Tomb Raider, Thief, Legacy of Kain dan Deus Ex.
Pengembangan Game Baru Deus Ex Dihentikan
Dikutip dari Bloomberg, perusahaan yang menaungi ratusan studio game tersebut diketahui menghentikan proyek game Deus Ex yang tengah dikerjakan oleh Eidos Montreal.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
