
BUKAN GURAMI BIASA: Gurami red tail punya ciri warna kontras merah pada sirip bawah, dorsal, sampai ekor. Ia bukan jenis ikan yang aktif berenang. Jadi, sebaiknya dipilihkan tankmate yang lincah. (Puguh Sudjiatmiko/Jawa Pos)
Sejak lama gurami jamak dikenal sebagai ikan konsumsi. Di Indonesia, ikan tersebut jadi favorit bahan olahan berbagai menu kuliner lezat. Tapi, jenis yang satu ini lebih layak dicemplungkan di akuarium ketimbang masuk wajan dengan minyak panas. Ia adalah gurami Sabah atau Red tail giant gourami.
---
DARI namanya, ikan tersebut memiliki ciri khas yang jadi pembeda dari gurami lainnya. Yap, red tail atau ekor merah. Warna merah menghias ekor belakang, sirip bawah, dorsal atas, dan dasi panjangnya. ”Beda dan unik kan? Ini banyak yang mengira bukan gurami loh,’’ kata Kean Shihab Is’ad Hakim saat disambangi di rumahnya di kawasan Jati, Sidoarjo, Kamis lalu (5/8). Warna tubuhnya yang hitam keabu-abuan, ditambah putih di bagian belakang, menjadi kombinasi yang kontras dan menarik.
Jika diperhatikan secara saksama, mulut gurami Sabah sedikit lebih besar daripada gurami pada umumnya. Bentuk rahang dan mulut yang besar itu merupakan ciri khas gurami Sabah sebagai omnivora. Di alam liar, panjang ikan tersebut bisa mencapai 50 sentimeter. ’’Saya ini dapat ukuran antara 25–30 sentimeter. Di kepalanya juga ada jenongnya kan,’’ ungkapnya.
Nama Sabah yang disematkan pada gurami jenis itu didasarkan pada wilayah sebaran ikan tersebut yang berada di Asia Tenggara. Namun, memang endemiknya di kawasan Borneo. Di Malaysia ikan itu dapat ditemui di perairan Sabah. Di Kalimantan mayoritas berada di Kalimantan Timur.
Red tail giant gourami mendiami perairan rawa-rawa dan kanal-kanal dengan vegetasi yang lebat. Mereka juga ditemukan di danau yang arusnya lambat, sungai, dan hutan tadah. Menurut beberapa sumber penelitian, gurami ekor merah memiliki organ labirin unik yang memungkinkan mereka bertahan hidup di perairan yang kekurangan oksigen. Nah, organ itu dapat membuat ikan menyerap oksigen secara langsung dari permukaan air. ”Iya kalau napas tuh langsung naik ke permukaan,” ucapnya.
Soal pakan, bagi pria 21 tahun itu, bukan masalah. Pasalnya, Red tail giant gourami termasuk ikan omnivora. Di alam liar ia dapat memangsa ganggang air, ikan kecil, krustasea, katak, cacing, hingga daging mentah. Di penangkaran, umumnya gurami tersebut akan melahap semua jenis makanan. Untuk menjaga keseimbangan makanan, bisa ditawarkan pelet berkualitas tinggi.
Red tail tidak termasuk ikan pilih-pilih. Bahkan termasuk ikan yang rakus. Hampir semua makanan umum di akuarium air tawar dilahap jika dilatih sejak dini. ’’Kalau saya diselingi pake maggot kering,’’ ungkapnya, lantas terbahak.
Untuk kondisi tank, Kean menyatakan sebisanya harus dibuat mirip dengan habitat aslinya. Yakni, dengan mengisi air ber-pH 6,2–8,0. Suhu sekitar 20–30 Celsius. Menurut dia, pergantian air tetap perlu dilakukan secara reguler. Paling tidak 25–50 persen dari total volume tank.
Baca Juga: Gagal Kuasai Gudang Rp 7 M Hasil Lelang, Laporkan Penyewa ke Polisi
Selain itu, ikan tersebut cenderung diam dan bukan kategori perenang aktif. Jadi, disarankan menambah ikan lain yang termasuk perenang aktif agar suasana akuarium tidak monoton. ’’Tankmate-nya, misalnya, ikan kaviar atau lainnya yang sejenis. Asyik aja lihatnya,’’ paparnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
